- Bawa Sabu 23,51 Gram, Pemuda Asal Bukit Lingkar Ditangkap Polsek Batang Cenaku
- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
Musim Kemarau, Petani Bungaraya Dapatkan Air Bersih Gali Sumur di Saluran Tersier

SIAK, VokalOnline.Com - Musim kemarau yang datang demi mendapatkan air untuk perawatan semprot padi, petani Kampung Langsat Permai, Kecamatan Bungaraya, Siak, gali saluran tersier.
Saluran tersier atau parit itu digali menggunakan cangkul berbentuk bulat seperti sumur. Hal itu dilakukan Rudi seorang petani Kampung Langsat Permai karena saluran tersier kering tanpa air akibat musim kemarau.
Selain itu, kondisi saluran tersier sudah dangkal dan tidak memiliki pintu air. Sehingga ketika musim hujan tidak bisa menampung air lebih lama.
"Saya gali pake cangkul di parit saluran tersier mas, dibuat lubang bulat kayak sumur, untuk perawatan semprot padi," Ucap Rudi Kurniawan. Siak, Selasa 23 Juli 2024.
Ia mengatakan petani yang sudah melakukan tanam padi lebih awal hingga kini usia padi sekitar 25 hari. Sudah masuk perawatan semprot padi. Namun saluran tersier belum terisi air.
Diketahui, saluran tersier di sawah Kampung Langsat Permai musim kemarau merata kering. Bahkan di Dusun 1 proses tanam musim ini seluas 38 hektar tunda tanam karena air yang tersedia di saluran tersier tidak mencukupi.
Harapan besar para petani sempat tumbuh saat kehadiran Bupati Siak Alfedri, OPD dan Dinas terkait hadir di acara do'a turun sawah Kampung Langsat Permai.
Petani meminta Bupati Siak untuk membantu menggali parit tersier yang sudah dangkal. Sebab sejak 6 tahun lalu belum pernah ada dilakukan penggalian ulang saluran tersier. Namun hingga kini belum dilakukan penggalian saluran tersier.
Berita Terkait :
_Black11.png)









