- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Wasit dan Juri Ikuti Briefing
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Panitia Pastikan Persiapan Matang
- Sahabat Lingkungan Hidup Riau Jadi Mitra Strategis Menteri LH, Siap Perkuat Kolaborasi Jaga Bumi
- Pangeran Fortuna Bikin Kejutan, Olang Buas Tersingkir di Hari Pertama Pacu Jalur
- Sinergitas Kantor Pertanahan, Bapenda, dan IPPAT Kabupaten Rokan Hulu Perkuat Transformasi Layanan P
- Antisipasi Banjir, PT RSUP Dukung Penguatan Tanggul Sepanjang 579 Meter di Desa Pulau Burung
Ops Zebra Lancang Kuning 2022 Selesai 7.604 Kendaraan Kena Tilang

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Operasi Zebra Lancang Kuning 2022 yang digelar oleh Polda Riau selama 14 hari, telah usai pada Ahad (16/10/2022) kemarin.
Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Firman Darmansyah mengatakan, dalam operasi tersebut, sebanyak 21.073 kendaraan yang melakukan pelanggaran.
"Kendaraan yang kami berikan teguran sebanyak 13.469 dan yang kami tilang melalui ETLE dan E-Tilang sebanyak 7.604 kendaraan," kata Firman, Senin (17/10/2022).
Firman menjelaskan, jenis pelanggaran didominasi oleh masyarakat yang tidak menggunakan helm SNI saat berkendara roda dua dan masyarakat yang tidak menggunakan safety belt saat berkendara roda empat.
"Selama Ops Zebra Lancang Kuning 2022, Polda Riau dan jajaran memperbanyak kegiatan preemtif & preventif daripada Gakkum. Seperti bagi-bagi helm, brosur, dan strong point pada simpul-simpul kemacetan," urainya.
"Untuk Gakkum hanya melalui ETLE dan E-Tilang untuk pelanggaran yang menyebabkan fatalitas kecelakaaan dan kasat mata. Jumlah kegiatan preemtif & preventif secara umum meningkat dibandingkan tahun lalu, hal ini berdampak angka kecelakaan lalu lintas menurun dibanding tahun 2021," sambungnya.
Firman merincikan, data kecelakaan lalu lintas selama Ops Zebra Lancang Kuning berjumlah 11 kejadian, dengan rincian korban meninggal dunia 6 orang, luka berat 3 orang, dan luka ringan 8 orang. (***)
Berita Terkait :
- Soal Aturan Baju Adat Jadi Seragam Sekolah Disdik Pekanbaru Sebut Sudah Lama Diterapkan 0
- Gubernur Riau dan Tokok-tokoh Riau Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 0
- Satgas TMMD Ke-115 Kodim 0313/KPR Pasang Gorong-Gorong Secara Manual0
- Masyarakat Bawakan Minuman Es Teh Untuk Satgas TMMD Ke 115 Kodim 0313/KPR0
- Ketua FPII : Proses Pelaku Dengan Proses Hukum Yang Berkeadilan.0
_Black11.png)









