- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
Pekerja di Siak Meninggal Dunia Usai Diterkam Harimau

Siak, VokalOnline.Com - Nasib Naas Seorang pekerja berinisial YZ di areal Perkebunan PT SAS Kampung Penyengat Kecamatan Sungai Apit Kabupaten Siak, meninggal dunia usai diterkam harimau sumatera. Korban diterkam saat buang air kecil.
Kapolsek Sungai Apit AKP Rinaldi mengatakan, insiden korban diterkam harimau terjadi pada Selasa (16/'7). Saat itu korban sedang buang air kecil dibelakang camp PT SAS.
"Kejadian sekitar pukul 20.30 WIB dimana korban sedang buang air kecil di belakang camp PT SAS. Tidak lama setelah korban keluar untuk buang air kecil tersebut, terdengar oleh rekan korban teriakan minta tolong," ujarnya, Rabu (17/7).
Rekan korban mendatangi sumber suara. Ia melihat satu ekor harimau sedang menyeret korban kedalam perkebunan sawit.
"Rekan korban mengajak rekan kerja lainnya untuk mencari korban kedalam perkebunan sawit tersebut. Setelah itu, lebih kurang 20 meter dari lokasi belakang Camp, korban ditemukan dalam kondisi kepala dan badan yang sudah terpisah. Selanjutnya korban dibawa ke Camp," sebutnya.
Setelah itu korban masih berada di Camp PT SAS menunggu pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman.
"Hasil koordinasi Polsek Sungai Apit dan Pemerintah Kecamatan Sungai Apit bahwa Camat Sungai Apit telah meminta bantuan tim dari BBKSDA Provinsi Riau ke Kampung Penyengat Kecamatan Sungai Apit untuk melakukan pengamanan Satwa liar di Kampung Penyengat," pungkasnya.
Berita Terkait :
_Black11.png)









