- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
Penghulu Merasa Raja, Kaur, Kadus, RW Dan RT Dipecat dan Diganti, Warga Protes

Rohil, VokalOnline.Com - Wah terlalu jadi Penghulu memerintah di Desa tak obahnya bagai seorang Raja di kampungnya. Kejadian ini terjian merasa Raja ukuran kampung ini terjadi di Rokan Hilir,Riau. M.Nababan, Penghulu Balam Jaya Kecamatan Balai Jaya baru dilantik Bupati Rohil,29 November 2023 lalu,lansung tancap gas dan unjuk taring kekuasaan.
Tak jelas apa penyebabnya,M.Nababan memecat Jarwansyah bersama dua rekanya dari jabatan Kadus (Kepala Dusun) di daerahnya.
Pemecatan Jarwansyah digantikan Heri Budiman ini dengan SK Penghulu Balam Jaya Nomor : 20 Tahun 2023.
Tak terima Rajanya sewenang-wenang,emak-emak warga Balam Jaya,murka, Kamis (21/12/2023) kaum tua yang bukan milenial ini menggelar protes di kantor Penghulu.
Kantor Penghulu mereka segel,spanduk di pajangkan menilai perbuatan main pecat oleh Penghulu tidak sesuai Permendagri Nomor : 67 Tahun 2017 Pasal 1 angka 5.
M.Nababan,Penghulu ini tidak dapat dihubungi untuk sandaran berita, Kaur (Kepala Urusan) Bidang Pemerintahan tidak berani menjawab aksi masa.
Camat Balai Jaya,Fauzan lebih memimilih GTM (Gerakan Tutup Mulut) dengan alasan sedang rapat.
Kejadian sama, juga terjadi di Kepenghuluan lsin di Rohil,usai dilantik,lansung main pecat dan ganti perangkat desa ini di Kepenghuluan Harapan Makmur Selatan Kecamatan Bagan Senembah Raya atau dikenal dengan sebutan Basira.
Penghulu Harapan Makmur Selatan ini memberhentikan 2 Kaur (Kepala Urusan) di Kantor Desa,2 orang Kepala Dusun (Kadus),8 Ketua RW dan 2 Ketua RT di wilayahnya yang acara pelantikan dan pemberhentian di gelar di kantor desa,Rabu (20/12/2023) kemaren.
Menurut warga,Kamis (21/12/2023) indikasi politik tingkat desa saat ketika calon Penghulu perlu tim sukses dan gerbong politik dan fulus.
Endingnya ada balas jasa politik,wallah waklsm bis shawab kebenaranya.
Menurut warga setempat kondisi main ganti,pecat seperti ini tentunya akan berakibat buruk hingga berakhirnya masa bakti oknum Penghulu dan kejadian serupa ini telah pernah terjadi.
Sebab akan jadi lawan politik dan preseden buruk, terbuktinya memang batang tebu manisnya tak sampai ke ujung berakhir di jeruji besi setidak ada pelajaran dari masa lalu ada mantan Penghulu kini jadi penghuni Rumah Tahanan Negara. (Hy)
Berita Terkait :
_Black11.png)









