- Demi Warga Kuala Lemang, Prajurit Kodim 0314/Inhil Terus Genjot Pembangunan RTLH Hingga Larut Malam
- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
Pj Gubri SF Hariyanto Imbau Pihak Sekolah Tangguhkan Studi Tur ke Luar Daerah

PEKANBARU, VokalOnline.Com - Penjabat (Pj) Gubernur Riau (Gubri) SF Hariyanto sampaikan imbauan penting terkait kegiatan studi tur yang dilaksanakan pihak sekolah di Provinsi Riau. Imbauan ini sebagai tindak lanjut atas bencana banjir bandang yang baru-baru ini melanda wilayah Sumatera Barat (Sumbar).
Hariyanto menegaskan bahwa kegiatan studi tur di sekolah-sekolah harus ditangguhkan sementara waktu, hingga situasi pasca-banjir bandang dapat terkendali dengan baik. Hal ini dilakukan demi keamanan dan keselamatan siswa-siswi, guru, serta pihak-pihak terkait lainnya.
“Untuk studi tur itu sah-sah saja. Tapi melihat kejadian dan kondisi di Sumbar sedang bencana kita mengimbau supaya agar kegiatan ini [studi tur] ditunda dulu,” kata Hariyanto, di Pekanbaru, Rabu (15/5/2024).
Maka dari itu, Hariyanto mengingatkan untuk tetap waspada dikarenakan kondisi cuaca yang ekstrem dan rawan bencana yang dapat membahayakan kondisi siswa dan para guru.
Terlebih lagi, ucapnya, banjir bandang di Sumbar menyebakan beberapa ruas jalan nasional rusak parah. Sehingga menyebabkan akses perjalanan terputus.
“Karena juga Ditlantas Polda Riau telah mengimbau untuk tidak mengunjungi Sumbar karena risiko yang ada, jadi lebih baik kita waspada. Di kelok sembilan juga kondisinya sedang longsor total jadi tidak bisa dilalui untuk sementara waktu ini, jadi kasihan juga anak-anak kita nantinya,” sebutnya.
“Jadi kita mengimbau dengan kondisi cuaca saat ini yang rawan akan bencana alam juga kondisi jalan yang putus maka kita himbau kegiatan studi tur ini ditangguhkan untuk sementara,” imbuhnya.
Lebih lanjut Hariyanto juga menanggapi kejadian kecelakaan bus pariwisata di Subang, Jawa Barat yang mengangkut rombongan pelajar dari SMK Lingga Kencana Kota Depok. Kejadiaan nahas itu disebabkan oleh kondisi bus yang tidak laik jalan
“Artinya itu salah satu faktornya adalah karena bus yang tidak laik jalan, tanpa sengaja kita menyewa bus tetapi tidak mengecek kesiapannya, karna memang bukan ahlinya. Maka mempersiapkan kondisi kendaraan itu adalah hal dasar yang harus dipenuhi,” tutupnya.(fit)**
Berita Terkait :
_Black11.png)









