- Gus Muhaimin Ungkap Kegelisahan saat Sowan UAS: Perpecahan Umat Tak Hasilkan Apa-Apa
- KNARA Adukan PT SBP ke Komnas HAM RI, Dugaan Perusakan Kebun dan Kriminalisasi Petani Disorot
- Saran untuk Kapolda Riau yang Baru; Untuk Dihormati Tegakkan Keadilan
- RAPP dan Masyarakat Perkuat Kebersamaan melalui Founders Day 2026
- Sempena HUT Humas Polri ke-75, Polres Meranti dan Insan Pers Gelar Donor Darah
- Bupati Asmar Ingatkan Desa: Setiap Rupiah Dana Negara Harus Bisa Dipertanggungjawabkan
- Hutan Terbakar, Rakyat Terdampak, Ekonomi Terancam, Hubungan Antarnegara Dipertaruhkan!
- Rayakan Hari Anak Nasional 2026, RAPP Hadirkan Ruang Aman dan Nyaman bagi Tumbuh Kembang Anak
- RAPP Serahkan Bantuan Festival Pacu Jalur Nasional 2026 dan Sponsori Tiga Jalur Unggulan
- Pemcam Koto Gasib Apresiasi Fire Fighter PT RAPP
PLN Perpanjang Diskon Tagihan Sampai Juni 2021

(indonesia.go.id)
Vokalonline.com Dilansir Dari CNN Indonesia -- PT PLN (Persero) akan menjalankan keputusan pemerintah untuk memperpanjang pemberian stimulus listrik untuk periode April-Juni 2021. Stimulus ini berlaku untuk masyarakat kecil dan pelaku usaha, seperti industri dan bisnis.
"PLN siap mendukung dan menjalankan keputusan pemerintah untuk terus memberikan stimulus listrik, karena sifatnya perpanjangan, saya yakin penyaluran akan berjalan lancar," ungkap Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan PLN Bob Saril dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (23/3).
Bob berharap perpanjangan stimulus listrik dapat membantu masyarakat dan pelaku usaha untuk tetap produktif. Selain itu, daya beli masyarakat juga diharapkan tetap terjaga di tengah pandemi covid-19.
Ia menjelaskan besaran stimulus yang diberikan periode April-Juni 2021 hanya setengah dari periode sebelumnya. Bob merinci untuk pelanggan golongan rumah tangga berdaya 450 VA, bisnis kecil berdaya 450 VA, dan industri kecil berdaya 450 VA diberikan diskon listrik 50 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam.
Lalu, pelanggan golongan rumah tangga berdaya 900 VA bersubsidi diberikan diskon tarif listrik 25 persen dengan maksimal penggunaan 720 jam. Kemudian, pembebasan biaya beban atau abonemen serta pembebasan ketentuan rekening minimal 50 persen bagi pelanggan industri, bisnis, dan sosial.
Pemerintah akan memberikan diskon kepada pelanggan pascabayar dengan memotong langsung tagihan rekening listrik pelanggan. Sementara, diskon listrik untuk pelanggan prabayar akan diberikan saat pembelian token listrik."Untuk pelanggan prabayar berdaya 450 VA tidak perlu lagi mengakses token, baik di web, layanan WhatsApp, maupun PLN mobile. Stimulus akan langsung didapat saat membeli token listrik," jelas Bob.
Ia menambahkan untuk pembebasan biaya beban, abonemen, dan pembebasan ketentuan rekening minimal, maka pemberian stimulus akan diberikan secara otomatis dengan memotong tagihan listrik konsumen sosial, bisnis dan industri. Diskon yang diberikan sebesar 50 persen.
Sebagai informasi, pemerintah melalui PLN menyalurkan stimulus listrik sebesar Rp13,15 triliun kepada 33,02 juta pelanggan. Lalu, pemerintah mengalokasikan dana sebesar Rp4,66 triliun untuk memberikan stimulus listrik periode Januari-Maret 2021.
(agt)
Berita Terkait :
- Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Buka di Semarang0
- Minyak Menguat Pada Akhir Pekan Kemarin0
- Pertalite di Medan Hingga Sampit Turun Harga Premium0
- Harga Emas Antam 22 Maret, Lesu ke Rp.931 Ribu0
- Yield Obigasi AS Tekuk Rupiah ke Rp.14.4340
_Black11.png)








