- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
Polres Aceh Barat Sita Sabu Senilai Rp400 Juta Dari Empat Tersangka

Meulaboh, VokalOnline.Com - Petugas Kepolisan Resort (Polres) Aceh Barat menyita narkotika jenis sabu-sabu seberat 379 gram atau senilai Rp400 juta lebih, dari empat tersangka yang ditangkap dari sejumlah lokasi terpisah di daerah ini.
“Barang bukti narkotika yang kita amankan ada bentuk serbuk dan ada yang masih berbentuk batu kristal,” kata Kapolres Aceh Barat AKBP Pandji Santoso didampingi Kasat Narkoba, Iptu Rangga Setyadi di Meulaboh, Kamis
Kapolres Pandji Santoso menjelaskan tersangka pertama dibekuk berinisial ZR (25 tahun) warga Kecamatan Samatiga, Aceh Barat.
Dari tangan tersangka ZR polisi mendapati sabu-sabu dengan berat bersih 298 gram lebih.
Kemudian, tersangka kedua berinisial RZ (25 tahun) warga Kecamatan Samatiga dan tersangka berinisial AU (36 tahun) warga Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat dan dari tangan keduanya petugas juga mengamankan barang bukti sabu seberat 19 gram.
Kemudian polisi juga menangkap tersangka berinisial RK (44 tahun) warga Kecamatan Darul Makmur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh yang dibekuk di Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.
Dari tangan RK, polisi juga menemukan narkotika berupa sabu seberat 62 gram lebih.
Kapolres Pandji Santoso mengatatakan atas perbuatannya, keempat tersangka disangkakan dengan Pasal 114 ayat 2 Juncto Pasal 112 Ayat 4 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2009 Tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 20 tahun.
“Kami sudah berkomitmen, bukan hanya untuk membereskan narkoba saja, kami akan miskinkan para pengedar narkoba dengan undang-undang pencucian uang. Hasil dari narkoba ini akan kami telusur dan akan kami sita,” kata Kapolres Pandji Santoso. **Fira
Berita Terkait :
- Kadiv Humas Polri: Yellow Notice Eril Segera Diitutup0
- Ali Fanser Disebut Bukan Ketua Bidang Pemuda Pejuang Bravo Lima0
- KPK pilih 10 Sesa Jadi Calon Percontohan Desa Antikorupsi0
- Kemarin, Sidang Tuntutan Perangin Angin Hingga STIH Adhyaksa0
- Menjual Togel, Juru Parkir Ditangkap Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Kuansing0
_Black11.png)









