- Pelaku Pencurian di Tempuling Dibekuk Polisi
- Hasil Lengkap PEKOPI 2026 Pekanbaru: Daftar Juara dan Perolehan Medali Terbaru
- 110 CJH Meranti Ikuti Bimbingan Manasik Haji
- Soft Opening Kampus Baru STIKes Tengku Maharatu, Karmila Sari Dorong Peningkatan SDM Kesehatan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Pencurian dengan Pemberatan, Dua Pelaku Diamankan
- Kasus Pencurian di Tembilahan Terungkap, Satu Pelaku Ditangkap Polres Inhil
- Polsek Kemuning Ungkap Kasus Narkotika, Seorang Pemuda Diamankan dengan Barang Bukti Sabu
- Polres Inhil Ungkap Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi, Satu Orang Diamankan
- Unit 4 Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Riau Amankan Penyalahgunaan BBM di Pelalawan dan Inhil
- Bupati Meranti Apresiasi Peran BRK Syariah dalam Pembinaan Calon Jemaah Haji
Profil Eddy William Katuari, Bos Wings Pemilik The Apurva Kempinski

Jakarta, VokalOnline.Com - Hotel The Apurva Kempinski Bali tengah menjadi perbincangan. Pasalnya, hotel mewah bintang 5 ini dijadikan sebagai tempat perhelatan puncak KTT G20 Indonesia pada 15-16 November 2022.
Berdasarkan laman resmi BUMN Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), hotel mewah tersebut ternyata milik Presiden Direktur Wings Group Eddy William Katuari.
William Katuari juga dikenal sebagai taipan dengan harta mencapai US$1 miliar atau setara Rp15,5 triliun (asumsi kurs Rp15.500 per dolar AS) pada 2021 lalu. Wiliam bahkan tercatat sebagai orang terkaya nomor 31 di Indonesia.
Eddy William Katuari nama lengkapnya. Mengutip berbagai sumber, pria ini adalah bos dari Wings Group yang memproduksi sabun colek bernama Wings Biru.
Ia adalah generasi kedua Grup Wings dan merupakan putra dari pendiri Wings Group, Johannes Ferdinand Katuari.
Wings Group merupakan sebuah perusahaan yang memproduksi kebutuhan rumah tangga, consumer goods dan produk kesehatan, mulai dari sabun colek, deterjen hingga mie instan yakni Mie Sedaap.
Perusahaan keluarga ini awalnya didirikan oleh Ferdinand Katuari dan Harjo Sutanto pada 1948 di Surabaya, bernama Fa Wings. Saat itu usahanya adalah membuat sabun batangan di rumah.
Di bawah kepemimpinan Eddy William Katuari, Wings Group melebarkan sayapnya ke produk rumah tangga, perawatan pribadi, dan produksi makanan.
Pada era 2000-an, ia melalui Wings Group merambah bisnis properti, perkebunan, oleo chemical, dan keramik.
Di industri oleo chemical, Wings Surya bekerja sama dengan Grup Salim dan Grup Lautan Luas lewat PT Ecogreen. Sedangkan di bisnis packaging, Wings bermitra bersama PT Kinocare Era Kosmetindo
Saat ini Wings telah menjadi perusahaan besar yang mengekspor produk-produknya ke seluruh dunia sejak berdiri 60 tahun yang lalu di Jawa Timur.**syafira
Berita Terkait :
- Tiga Negara Penyumbang Surplus Dagang Terbesar Indonesia0
- SKK Migas Merasa Kecolongan Shell Keluar dari Blok Masela0
- Bahlil Ajak Australia Kembangkan Ekosistem Baterai Listrik0
- Satgas Beber Skema Penipuan di Balik Kasus Pinjol Ratusan Mahasiwa IPB0
- Pj Gubernur Akmal Malik Transmigrasi Tak Terpisahkan dari Sulbar0
_Black11.png)









