- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
- 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Rapat TPN Ganjar, Megawati Disebut Bicara soal Dansa Politik

Sekjen PPP Arwani Thomafi mengungkap pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait dinamika politik yang terus berkembang jelang pendaftaran capres-cawapres.
Jakarta, VokalOnline.Com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Arwani Thomafi mengungkap pernyataan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait dinamika politik yang terus berkembang menjelang pendaftaran capres-cawapres di KPU.
Dalam rapat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo, kata Arwani, Megawati menyebut bahwa semua partai saat ini terus berdansa. Namun, semua dansa itu akan berhenti saat masa pendaftaran di KPU pada 19-25 Oktober mendatang.
"Meminjam istilah Bu Mega tadi disampaikan, sekarang ini semua sedang berdansa, dan pada saatnya nanti musik akan berhenti, ketika tiba hari partai-partai harus mendaftarkan calon-calonnya di KPU," kata Arwani di Gedung High End, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (27/9).
Pernyataan itu disampaikan Arwani sekaligus merespons isu dua poros di Pilpres 2024 mendatang. Termasuk peluang Ganjar bakal menjadi cawapres Prabowo dan dua poros koalisi itu bergabung melawan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.
Arwani menegaskan Ganjar akan maju sebagai capres. Dia menyebut isu dua poros tak lebih dari wacana dan dansa politik hingga akhirnya berhenti saat masa pendaftaran dibuka KPU.
Soal dansa politik, Arwani misalnya juga menyinggung salah satu partai yang baru menunjuk ketua umum baru. Menurut dia, pihaknya menghormati mekanisme internal yang dimiliki setiap partai, dan partai pengusung Ganjar tak ikut campur soal itu.
"Jadi tentu kami akan menghormati dinamika yang terjadi. Misalnya dinamika parpol lain ya, ada yang sedang mengganti ketua umum. Kami menghormati proses internal masing-masing partai," kata Arwani.
Rapat TPN Ganjar membahas finalisasi struktur tim. Ketua TPN, Arsjad Rasjid menyebut struktur TPN sudah dimatangkan namun pihaknya baru akan mengumumkan daftar nama TPN sekitar pekan depan.
"Kita sudah melaksanakan finalisasi daripada struktur organisasi TPN yang di mana nantinya kami akan melanjutkan kepada Tim pemenangan provinsi dan kabupaten kota," kata Arsjad dalam jumpa pers usai rapat.
Rapat dihadiri empat ketua umum partai pengusung Ganjar. Selain Mega, rapat juga dihadiri Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono, Ketua Umum Perindo Hary Tanoesoedibjo, dan Ketua Umum Hanura Oesman Sapta Odang. Mereka didampingi Sekretaris Jenderal masing-masing partai.(fit)**
Berita Terkait :
- Alasan Arab Saudi Ingin Punya Nuklir0
- Kapolri Tunjuk Irjen Achmad Kartiko Jadi Kapolda Aceh0
- Awal Mula Isu Prabowo Cekik Wamen saat Rapat Kabinet di Istana0
- Pakar: Tak Ada yang Paling Menggelikan Kecuali Kaesang Ketum PSI0
- Cak Imin Waspada Kaesang Jadi Ketum PSI: Di Belakangnya Ada Presiden0
_Black11.png)









