- Dari Desa untuk Negeri, Polsek Kelayang Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Sambang Petani
- Bibit Sampai ke Panen, IPTU Andi Purba Kawal Jagung Teluk Sungka Bersama Warga
- Cabe Sungai Iliran Disambangi Aipda Andromik, Produktivitas Warga Jadi Fokus Polsek GAS
- Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pasir Putih Tinjau Kesehatan dan Produktivitas Ternak Sapi Warga
- Dari Bibit ke Panen, Bhabinkamtibmas Tanjung Harapan Gasskan Program Cabe dan Selada
- Briptu Pirima Kawal Jeruk Kuala Gaung, Polsek GAS Pastikan Ketahanan Pangan Tumbuh Subur
- Pemkab Kuansing Undang Qari Internasional di Pembukaan MTQ Riau
- Sekretaris Dinas Kominfo Kuansing, Apresiasi Respons Komunikasi Antara TVRI dan Pemkab Terjalin Baik
- Jelang MTQ ke-44 Provinsi Riau, Pemkab Kuansing Perbaiki Lampu Penerangan Jalan
- Pawai Budaya dan Islami Jadi Andalan Kuansing Sambut MTQ Riau ke 44 Libatkan 4 Ribu Unsur Masyarakat
Ratusan Pengendara Motor Terjaring Razia Di Jembatan Siak IV

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Ratusan motor beserta pengendaranya terjaring patroli preventive strike oleh personel gabungan Polresta Pekanbaru dan seluruh Polsek jajaran, Minggu sekitar pukul 00.00 WIB.
Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol Angga Wahyu mengatakan selain mengamankan ratusan pemotor, petugas juga mengamankan beberapa remaja yang kedapatan membawa senjata tajam.
"Personel gabungan Satreskrim, Satlantas, Satsamapta, Satintel Polresta Pekanbaru dan Polsek jajaran melaksanakan patroli preventive strike di Jembatan Siak IV dan mendapati adanya remaja yang nongkrong di atas jembatan. Sebelum patroli in,i telah kami imbau, namun ternyata masih ditemukan yang nongkrong di jembatan," terangnya.
Disebutkannya, kendaraan yang terjaring dibawa ke Mapolresta Pekanbaru dan dicek kelengkapan surat-suratnya sebab dikhawatirkan adanya keterkaitan dengan kasus pencurian kendaraan bermotor.
Lanjut Angga, petugas telah memasang rambu-rambu tanda dilarang berhenti dengan tujuan menjaga kenyamanan pengendara lainnya.
"Kita lihat di sini ada rambu dilarang berhenti. Artinya ini bukan tempat untuk berhenti kendaraan. Kalau dibiarkan bisa mengakibatkan kecelakaan. Selain itu dapat pula mengganggu kenyamanan dan keamanan pengendara lain yang melintas, atau mengantisipasi terjadinya hal-hal negatif di atas jembatan," tutupnya.
Setelah petugas menggeledah dan menyita kunci motor, seluruh pengendara diarahkan untuk menggiring kendaraannya ke Polresta Pekanbaru dengan dikawal ketat oleh petugas.
Sesampainya di Polresta Pekanbaru, seluruh pemilik motor didata oleh petugas. Apabila dinyatakan lengkap dengan surat-suratnya, kendaraan diserahkan ke pemiliknya untuk diperbolehkan pulang. **Fira
Berita Terkait :
- Setelah Absen 2 Tahun, Warga Pekanbaru Kembali Pijak Aspal CFD0
- Jadikan Kegiatan Subuh Berkah Sebagai Sarana Koordinasi OPD dan Masyarakat0
- Dheni Kurnia Tegaskan JMSI Riau Menangkan Syafriadi Di Konferprov PWI 20220
- Sempena HUT SPS ke-76, Gubri Syamsuar Bersama Wartawan Gelar Vespa Riding0
- DPC PPWI Kuantan singingi sumbangi keluarga korban kecelakaan lalu lintas diDesa Tanjung Pauh0
_Black11.png)









