- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
- Mitra SPPG se-Inhil Turun Tangan Ringankan Luka Korban Kebakaran di Pulau Kijang
Rumah Sunting dan Panggung Toktan Juara, Gubri: Selamat, Teruslah Berkarya

Qori Islami Grup musikalisasi D'Qorisyh Panggung Toktan Pekanbaru menerima hadiah dalam lomba puisi multi media sempena HPN 2022 di Kendari
Kendari, VokalOnline.Com - Komunitas Seni Rumah Sunting Pekanbaru berhasil meraih juara pertama Lomba Baca Puisi Multimedia yang dilaksanakan Seksi Kebudayaan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat sempena Hari Pers Nasional (HPN) 2022 dan HUT ke 76 PWI di Kendari, Selasa (8/2/2022) malam. Komunitas Seni Rumah Sunting pimpinan Kunni Mastohanti itu berhak memperoleh hadiah uang Rp10 juta.
Lomba Puisi Multimedia itu mengambil tema Bangkit dari Corona. Komunitas Seni Rumah Sunting membawakan puisi berjudul Semah Tanah karya Kunni Masrohanti. Puisi ini mengisahkan tentang semangat bangkit dari dampak Corona. Komunitas Seni Rumah Sunting menghadirkan Icam Dompas dan Muhammad Ade Putra dan pemusik Agus Salim.
Lima finalis tampil langsung membawakan visualisasi puisi di panggung Purna MTQ Kendari. Penampilan mereka disaksikan ratusan pasang mata terutama wartawan dari seluruh tanah air. Sebelum masuk final, visualisasi puisi dinilai dari rekaman dalam bentuk multimedia yang dikirim ke panitia.
Tim juri terdiri dari Noorca M. Massardi (Ketua merangkap anggota), Dheni Kurnia (anggota) dan Syaifuddin Gani (anggota). Setelah mengamati, menganalisis dan menilai penampilan lima kelompok finalis serta mempertimbangkan kriteria penghayatan, ekspresi, vokal, kreativitas dan keunikan penampilan setiap kelompok, maka tim juri memutuskan dan menetapkan Komunitas Seni Rumah Sunting sebagai juara pertama.
Selanjutnya, 'Panggung Toktan' dengan puisi berjudul 'Seperti pada awalnya' sebagai pemenang kedua dengan hadiah Rp 7 juta. KelompoK Sumatera Barat dengan puisi berjudul 'Ratapan Jendela' sebagai pemenang ketiga dengan hadiah senilai Rp 5 juta.
Sedangkan pemenang harapan I diraih oleh Kelompok Bali dengan puisi berjudul 'Mentari Merekah Gemilang' dengan hadiah Rp 1,5 juta. Sementara pemenang harapan dua disabet Kelompok Jawa Timur dengan puisi berjudul 'Catatan Di Kota Sunyi' dan berhak hadiah senilai Rp 1,5 juta.
Tim juri mengucapkan selamat kepada para pemenang. ''Semoga kita kembali ke kampung halaman masing-masing dalam keadaan sehat walafiat dan selalu menjaga protokol kesehatan,'' ujar Noorca ketika membacakan hasil penilaian.
Hadiah diserahkan oleh Ketua Seksi Kebudayaan PWI Pusat Ramon Damora. Dia memberikan apresiasi kepada pemenang yang telah berjuang maksimal hingga menyisihkan peserta lain. Mantan Ketua PWI Kepri ini berharap tahun depan makin banyak peserta lomba baca puisi multimedia ini.
Gubernur Syamsuar yang dikabari keberhasilan dua komunitas seni asal Riau itu menyambutnya dengan rasa syukur dan bangga.
"Alhamdulillah bersyukur kepada Allah SWT dan selamat (serta) sukses kepada dua multimedia Rumah Sunting dan (Panggung) Toktan dari Riau yang berhasil memperoleh juara 1 dan 2 terbaik Nasional," kata Syamsuar dalam pesan elektroniknya.
"Kami atas nama Gubri mengapresiasi dan (menyampaikan) terima kasih kpd Add. Kunni dan Bang Aris Abeba atas karya terbaik utk rakyat Riau dan bangsa Indonesia," kata Syamsuar lagi.
Keberhasilan dua komunitas seni Riau di panggung nasional sekalipun di tengah pandemi, kata Gubri, patut menjadi tauladan dalam mewujudkan Riau berdaya saing dan Riau Lebih Baik.
"Syabas utk Add Kunny dan Bang Aris Abeba yg hebat teruslah berkarya utk bangsa dan Negara yg kita cintai. Semoga sehat selalu. Salam," tulis Gubri Syamsuar dalam pesannya.**/rls
Berita Terkait :
- Anak-anak Desa Wadas Takut ke Sekolah Imbas Penangkapan Polisi0
- 5 Persen Nakes di Jakarta Pusat Positif Covid-190
- Prajurit TNI di Kupang Jadi Tersangka Pengeroyokan Nenek hingga Tewas0
- Mati Ketawa Ala Netizen0
- Erick Thohir : Indonesia Harus Jadi Produsen Bukan Konsumen Energi Hijau0
_Black11.png)









