Rumah Warga dan Kaca Masjid Pecah Akibat Ledakan Pertamina Dumai

Publisher Vol/Ridwan Safri Daerah
02 Apr 2023, 11:54:08 WIB
Rumah Warga dan Kaca Masjid Pecah Akibat Ledakan Pertamina Dumai

Wali Kota Dumai, H Paisal (pakai baju putih dan peci putih) didampingi Kapolres dan Dandim Dumai berusaha menenangkan warga karena rumah mereka rusak akibat ledakan Kilang Pertamina


Dumai, VokalOnline.Com – Dentuman Ledakan Kompresor Airborne H2 milik Pertamina RU II kota Dumai mengejutkan warga masyarakat kota Dumai pada Sabtu (01/03/2023) malam.

Kejadian ledakan sekitar 22:45 yang awal ada menimbulkan api yang berkobar, menurut informasi ledakan terjadi di area H2 plant, area HCC adapun yang meledak Make up compressor 211-C2 HC UNION.

Kejadian ledakan kilang Pertamina sekitar lima tahun lalu sudah pernah terjadi namun tidak separah ini, yang sering terjadi seperti bunyi kebisingan dan bau dalam kilang yang sangat dirasakan masyarakat Tanjung Palas.

Dari pantauan awak media akibat kejadian ledakan ini hampir merata rumah kawasan yang berada di ring satu Tanjung Palas mengalami kerusakan, bahkan efek dentuman ledakan sampai merusak mesjid Taqwa dan rumah sekitar dalam kota Dumai.

Berdasarkan informasi kejadian ledakan ini diduga ada yang meninggal, namun belum dapat kepastian dari pihak Pertamina.

Akibat kejadian ini warga masyarakat Tanjung Palas demo depan pintu kilang Pertamina. Dari pantau awak media dilapangan ada Wali Kota Dumai, Dandim, Kapolres berada ditengah tengah masyarakat.

Area Manager Comm Rel & CSR Kilang Dumai, Agus Setiawan menyebutkan, kejadian telah dapat dikendalikan sekitar pukul 22.54. Saat ini operasional kilang di unit terdampak dihentikan sementara untuk memastikan keamanan di lokasi. Sementara unit lain tetap beroperasi normal.

“Saat ini Tim terus fokus untuk memastikan kondisi aman. Pertamina Kilang Dumai juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar masyarakat di sekitar kilang tidak terdampak oleh kejadian ini. Terdapat 5 orang yang terdampak di ruang operator dan saat ini telah dibawa ke RS Pertamina Dumai untuk memperoleh perawatan terbaik. Kondisi pekerja terdampak tersebut saat ini stabil,” jelasnya.

Dikatakan Agustiawan, Tim Kedaan Darurat telah berhasil atasi kejadian di area gas compressor Kilang Dumai. Agustiawan, menjelaskan bahwa proses recovery segera dilakukan agar operasional kilang dapat kembali berjalan optimal serta warga terdampak bisa segera beraktifitas.

"PT KPI RU Dumai meminta maaf atas kejadian ini. Dan kami akan bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi di masyarakat," ujar Agustiawan.

Akibat dari kejadian ini, terdapat beberapa rumah warga dan rumah ibadah, khususnya yang berdekatan dengan kilang, mengalami kerusakan. PT KPI RU Dumai akan segera menanggulangi kerusakan yang terjadi sehingga masyarakat dapat kembali nyaman beraktifitas.(cu)

Berita Terkait :




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment