- RAPP Dukung Upaya Pencegahan Karhutla Siak
- Akses Masyarakat Jadi Prioritas, RAPP Dukung Perbaikan Jalan di Segati dan Langgam
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Dorong Pelindungan Kekayaan Intelektual UMKM Binaan
- Kolaborasi Dinas Kesehatan dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- Dukung Pelestarian Pesisir, RAPP Tanam 2.000 Mangrove di Desa Bagan Melibur
- RAPP Perkuat Upaya Pelestarian Mangrove di Kepulauan Meranti
- Kemenkum Riau Gandeng RAPP Perkuat Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Produk Lokal Naik Kelas
- Inhu Expo 2026 Jadi Panggung UMKM dan Kreativitas Generasi Muda, Resmi Ditutup Wabup Hendrizal
- Rakerda KORMI Dibuka Wako
- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
Rumah Warga dan Kaca Masjid Pecah Akibat Ledakan Pertamina Dumai

Wali Kota Dumai, H Paisal (pakai baju putih dan peci putih) didampingi Kapolres dan Dandim Dumai berusaha menenangkan warga karena rumah mereka rusak akibat ledakan Kilang Pertamina
Dumai, VokalOnline.Com – Dentuman Ledakan Kompresor Airborne H2 milik Pertamina RU II kota Dumai mengejutkan warga masyarakat kota Dumai pada Sabtu (01/03/2023) malam.
Kejadian ledakan sekitar 22:45 yang awal ada menimbulkan api yang berkobar, menurut informasi ledakan terjadi di area H2 plant, area HCC adapun yang meledak Make up compressor 211-C2 HC UNION.
Kejadian ledakan kilang Pertamina sekitar lima tahun lalu sudah pernah terjadi namun tidak separah ini, yang sering terjadi seperti bunyi kebisingan dan bau dalam kilang yang sangat dirasakan masyarakat Tanjung Palas.
Dari pantauan awak media akibat kejadian ledakan ini hampir merata rumah kawasan yang berada di ring satu Tanjung Palas mengalami kerusakan, bahkan efek dentuman ledakan sampai merusak mesjid Taqwa dan rumah sekitar dalam kota Dumai.
Berdasarkan informasi kejadian ledakan ini diduga ada yang meninggal, namun belum dapat kepastian dari pihak Pertamina.
Akibat kejadian ini warga masyarakat Tanjung Palas demo depan pintu kilang Pertamina. Dari pantau awak media dilapangan ada Wali Kota Dumai, Dandim, Kapolres berada ditengah tengah masyarakat.
Area Manager Comm Rel & CSR Kilang Dumai, Agus Setiawan menyebutkan, kejadian telah dapat dikendalikan sekitar pukul 22.54. Saat ini operasional kilang di unit terdampak dihentikan sementara untuk memastikan keamanan di lokasi. Sementara unit lain tetap beroperasi normal.
“Saat ini Tim terus fokus untuk memastikan kondisi aman. Pertamina Kilang Dumai juga terus melakukan pemantauan untuk memastikan agar masyarakat di sekitar kilang tidak terdampak oleh kejadian ini. Terdapat 5 orang yang terdampak di ruang operator dan saat ini telah dibawa ke RS Pertamina Dumai untuk memperoleh perawatan terbaik. Kondisi pekerja terdampak tersebut saat ini stabil,” jelasnya.
Dikatakan Agustiawan, Tim Kedaan Darurat telah berhasil atasi kejadian di area gas compressor Kilang Dumai. Agustiawan, menjelaskan bahwa proses recovery segera dilakukan agar operasional kilang dapat kembali berjalan optimal serta warga terdampak bisa segera beraktifitas.
"PT KPI RU Dumai meminta maaf atas kejadian ini. Dan kami akan bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi di masyarakat," ujar Agustiawan.
Akibat dari kejadian ini, terdapat beberapa rumah warga dan rumah ibadah, khususnya yang berdekatan dengan kilang, mengalami kerusakan. PT KPI RU Dumai akan segera menanggulangi kerusakan yang terjadi sehingga masyarakat dapat kembali nyaman beraktifitas.(cu)
Berita Terkait :
- Polres Dumai Kembali Bagikan Sembako kepada Masyarakat0
- Dukung Kampanye Hemat Energi, KPI RU Dumai Jalankan Program Earth Hour 20230
- Asap Pabrik PT MSSP Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Masyarakat0
- DPRD Dumai RDP Bersama PT DPA dan DLH Terkait Pembuangan Limbah0
- Wali Kota Berharap DIC Memberikan Banyak Manfaat Bagi Masyarakat Dumai0
_Black11.png)









