- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
- Wujudkan Asta Cita Presiden, Elang 3 Hambalang Pusat Bersinergi RO 3 Riau Agrinas
- Dari Lapangan Gajah Mada, Mahmudin Buktikan Semangat Pemuda Bisa Majukan Inhil
- Perkuat Sinergi Kelistrikan di Provinsi Riau, DPD RI Kunjungi PLN Group Regional Riau
Rusia Tembak 6 Rudal ke Kota Ukraina Dekat Wilayah NATO

Rusia dilaporkan menembakkan total enam rudal ke arah Lviv, salah satu kota yang dianggap paling aman di Ukraina di tengah invasi. (AFP/Sergey Bobok).
Jakarta, VokalOnline.Com - Rusia dilaporkan menembakkan total enam rudal ke arah Lviv, kota Ukraina yang berbatasan langsung dengan Polandia, negara anggota NATO.
Angkatan bersenjata Ukraina melaporkan, keenam rudal itu ditembakkan dari jet tempur yang melintasi Laut Hitam pada Jumat (18/3) pagi. Dari keenam rudal itu, dua di antaranya berhasil dicegat. dilansir dari cnn indonesia.
Salah satu rudal itu menghantam area di dekat bandara di Lviv. Wali Kota Lviv, Andriy Sadovyi, mengatakan bahwa rudal itu menerjang salah satu situs perbaikan pesawat di dekat bandara. Laporan ini datang tak lama setelah sejumlah ledakan dilaporkan terdengar di dekat bandara Lviv sekitar pukul 6.30 waktu setempat. Saat itu, asap juga terlihat mengepul dari arah bandara.
Beberapa hari belakangan, Rusia mulai meluncurkan serangan di Lviv. Saat awal invasi, kota ini dianggap paling aman karena berada di kawasan barat Ukraina, sementara Rusia mulai menyerang dari arah timur. Banyak warga berbondong-bondong ke Lviv untuk menghindari pertempuran antara pasukan Rusia dan Ukraina. Sebagian dari mereka juga menyeberang ke Polandia yang berbatasan langsung dengan Lviv.
Karena Lviv dianggap aman, sejumlah negara juga memutuskan untuk memindahkan operasional kedutaan besar mereka ke kota tersebut. Namun kini, Rusia juga mulai membombardir Lviv. Situasi pun kian genting, terutama jika mengingat Lviv berbatasan dengan Polandia, negara yang merupakan anggota NATO.
Selama ini, NATO menghindari konfrontasi langsung dengan Rusia karena khawatir konflik akan melebar. Sejumlah pengamat menganggap perang dunia ketiga tak bisa terhindari jika NATO kontak senjata langsung dengan Rusia.**vol/jn
Berita Terkait :
- KPU Balikpapan Tolak Hadiri Rapat Tunda Pemilu 2024 Anak Buah Mahfud0
- Kemenko Polhukam Inisiasi Rapat Isu Penundaan Pemilu di Balikpapan0
- Positif Covid Harian Bertambah 9.528 Kasus, Kematian Nyaris 2000
- CEO Jouska Aakar Abyasa Ditahan di Rutan Bareskim0
- Megawati Tak Puas Jokowi Sebut Stunting Turun: Harus Tidak Ada, Titik0
_Black11.png)









