- Pesangon 10 Pekerja Tak Dibayar Usai PHK Sepihak, PT Awal Bros Bumi Pusaka Diduga Kebal Hukum
- Paksa 10 Pekerja Teken Surat Pengunduran Diri, HRD dan Manager SPPBE PT Awal Bros Dilaporkan
- Penuh Kehangatan Kapolres Meranti Dalam Kenal Pamit Pejabat Usai Pelantikan
- BPJS Kesehatan Dorong Layanan Jantung Berbasis Outcome
- Revolusi Keuangan Puskesmas di Inhil, Satu Rekening untuk Banyak Transaksi
- JMSI Riau Targetkan Seluruh Wartawan Anggota Bersertifikat UKW pada 2027
- Minta Masukan atas RUU Daerah Kepulauan, Hendry Munief: Menyesuaikan Kebutuhan Daerah
- Antisipasi Dampak AI pada Industri Pers, Syahrul Aidi Minta DPR Siapkan RUU Regulasi Digital
- VokalOnline ikuti Webinar Merajut Nusantara
- BKSAP DPR RI Dorong Riau Perkuat Kerja Sama dengan Jepang
Sambut Bulan Suci Ramadan, Warga Serbu Perlengkapan Ibadah

Warga Pekanbaru tengah memilih mukenah untuk menyambut Ramadan. IST
Sambut Bulan Suci Ramadhan, Warga Serbu Perlengkapan Shalat
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Beberapa hari menjelang Ramadan, pusat perbelanjaan di Kota Pekanbaru mulai ramai dibanding hari biasa. Salah satu yang menjadi buruan warga adalah perlengkapan salat jamaah di masjid.
Misalnya Pasar Sukaramai di Jalan Jenderal Sudirman. Warga mulai menyerbu toko penjual pakaian muslimah dari pagi hingga petang, di mana mukenah merupakan barang yang laris manis.
Seorang pedagang, Anton menyebut animo masyarakat meningkat 70 persen. Dia bersyukur karena dagangannya laris manis dibanding tahun lalu.
"Alhamdulillah meningkat meskipun masih dalam suasana Covid-19," kata Anton.
Anton menyebut pandemi Covid-19 tahun ini dirasa berbeda dengan tahun lalu. Pasalnya pemerintah mengizinkan salat berjamaah di masjid untuk daerah zona hijau.
"Ini juga menjadi faktor yang membuat penjualan tahun ini meningkat," katanya, Jumat siang, 9 April 2021.
Seorang pembeli, Dianisa Pranata mengaku setiap tahun membeli perlengkapan ibadah agar menjalankan Ramadan lebih khusyuk. Apalagi tahun ini pemerintah membolehkan salat jamaah di masjid.
"Mukenah dibeli, biar ibadahnya makin khusyuk," kata Dianisa.
Sebagai informasi, Satgas Covid-19 di Riau memperbolehkan pelaksanaan ibadah Ramadan di masjid. Hanya saja masih terbatas dan diperbolehkan di zona hijau serta menerapkan protokol kesehatan.
Untuk zona merah dan zona kuning, Satgas Covid-19 meminta masyarakat untuk melaksanakan salat di rumah saja. (syu)
Berita Terkait :
- Polda Didesak Tuntaskan Raibnya Dana Rp6,5 Miliar di Universitas Pasir Pangaraian0
- 200 Peserta Ikuti Implementasi UU KIP 0
- IHSG Berpotensi Bangkit Jelang Akhir Pekan 0
- BUMN Rangkul KBR Bangun Mega Proyek Bukit Algoritma0
- Alumni Kartu Prakerja Dapat KUR Super Mikro dari Pemerintah0
_Black11.png)









