- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
- Kapolda Riau Kunjungi Concong, Tanam Mangrove hingga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Pesisir
Semeru Kembali Semburkan Guguran Awan Panas Sejauh 4 KM

Gunung Semeru menyemburkan awan panas guguran (ANTARA FOTO/Zabur Karuru).
Jakarta, VokalOnline.Com - Gunung Semeru Lumajang, Jawa Timur, kembali meluncurkan Awan Panas Guguran (APG) sekitar pukul 03.53 WIB. Jarak luncurnya 4 km dari puncak kawah ke tenggara, tepatnya ke kawasan Besuk Kobokan dan Besuk Lengkong.
Dari data Pos Pengamatan Gunung Api Semeru pada Rabu (23/3/2022) periode pukul 00.00 WIB-06.00 WIB, secara visual terpantau APG Semeru dengan jarak luncur 4 kilometer.
Secara visual dari pos pengamatan juga terpantau Gunung Semeru mengalami 12 kali letusan dengan tinggi asap antara 500-700 meter dengan warna asap putih kelabu. Sementara berdasarkan pantauan seismograf Gunung Semeru mengalami letusan 18 kali, awan panas guguran satu kali, tremor harmonik 5 kali, vulkanik dalam 2 kali dan tektonik jauh 2 kali.
"Pukul 03.53 WIB terjadi APG dengan jarak luncur 4 km ke arah Besuk Kobokan dan Besuk Lengkong. Status masih level tiga atau siaga," ujar Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi, Rabu (23/3). dilansir dari cnn indonesia.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sektor tenggara di kawasan besuk kobokan sejauh 13 kilometer.
Selain itu masyarakat juga diminta untuk mewaspadai potensi APG, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari Gunung Semeru.
"Masyarakat diimbau agar tidak beraktivitas di sektor tenggara di kawasan besuk kobokan sejauh 13 kilometer," kata Patria.**vol/jn
Berita Terkait :
- Polisi Belum Tetapkan Tersangka Mafia Minyak Goreng0
- Pendaftaran SBMPTN Resmi Dibuka Hari ini0
- Kronologi Penangkapan hingga Penahanan Bos Robot Trading Fahrenheit0
- KRI Teluk Mandar & Penyu Dilelang, KSAL Usul Lagi Hapus Satu Kapal0
- Berdalih Bisikan Gaib, Ibu Gorok 3 Anak di Brebes Jalani Tes Kejiwaan0
_Black11.png)









