- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- PT BNS: Masa Depan Anak Bergantung Pada Bumi yang Kita Jaga Hari Ini
- Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
- Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- PT RAPP Dukung Peningkatan Kompetensi Bidan untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Riau
- Kapolri Perkuat Kesiapsiagaan Pencegahan Karhutla di Riau, RAPP Dukung Sinergi Lintas Sektor
Seorang Nenek di Pekanbaru Jual Emas Bernilai Rp30 Juta Tanpa Sadar
Diduga Terkena Gendam

Rekaman CCTV yang memperlihatkan seorang nenek menjual emas karena di bawah pengaruh gendam.
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Seorang nenek di Pekanbaru kehilangan emas bernilai Rp30 juta kurang lebih dalam sekejap. Hal itu terjadi di toko emas Pasar Selasa, kawasan Panam, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, Riau.
Nenek yang tak diketahui identitasnya itu dengan polos menjual kalung dan gelang emasnya. Korban ternyata tidak sadar karena di bawah pengaruh gendam atau terhipnotis.
Pemilik toko emas, Dodi, baru sadar korban terkena gendam setelah cucu dari korban datang ke tokonya. Sang cucu menyebut neneknya baru kehilangan emas setelah dijual tanpa sadar.
"Kemudian saya cek CCTV, ternyata nenek tadi menjadi korban hipnotis," kata Dodi, Jum'at siang, 14 Januari 2022.
Dodi menjelaskan, kejadian nenek menjual emas tanpa sadar ini terjadi pada Kamis siang, 13 Januari 2021. Nenek tadi memang sudah menjadi langganan sehingga tidak curiga.
Sewaktu menjual emas tadi, nenek tersebut ditemani seorang perempuan berhijab dan berkacamata. Perempuan tadi tidak banyak ngomong dan hanya mengarahkan nenek untuk menjual emasnya.
"Datang berdua, satu pelaku dan satu korban, sama pelaku saya tidak kenal," kata Dodi.
Setelah menjual emas tadi, nenek dan perempuan yang menemaninya langsung pergi. Sementara uang hasil penjualan emas dipegang oleh pelaku.
"Jadi, cucu yang datang tadi menyebut neneknya tidak kenal dengan orang yang menemani menjual emas itu," jelas Dodi.
Menurut Dodi, nenek dan pelaku tadi datang menggunakan mobil. Setelah itu, keduanya juga pergi dengan mobil yang sudah menunggu di pinggir jalan.
"Nilai emas yang dijual sekitar Rp30 juta," ucap Dodi.
Tidak diketahui apakah korban sudah membuat laporan ke polisi. Pemilik toko emas siap membantu polisi jika melakukan penyelidikan karena penjualan emas itu terekam CCTV. (syu)
Berita Terkait :
- Menunggu Sidang Perusahaan Penjahat Lingkungan dari Kabupaten Siak0
- Para Tersangka Mega Korupsi Jalan di Bengkalis Segera Diadili0
- Polda Riau Nyatakan Tidak Ada Kriminalisasi Ketua Kopsa-M0
- SETARA Institute Nyatakan Polres Kampar Kriminalisasi Petani Kopsa-M0
- Polda Riau Cari Waktu Tepat Limpahkan Dosen Unri Cabul ke Jaksa0
_Black11.png)









