- Erfan Panca Putra Terpilih Aklamasi Pimpin FAJI Riau Periode 2026–2030
- Sukses Bangun Sinergi Daerah, Hotli Maruli Sirait Terima Penghargaan Khusus Bergengsi JMSI Award 202
- Pasca Kebakaran di PT Pulau Sambu di Guntung, Kapolsek Kateman: Sudah Kondusif, Tak Ada yang Perlu D
- Bupati Bengkalis Terima Penghargaan Menteri Agama atas Program Masjid Ramah Pemudik
- Bupati Siak Kritik Formula DBH Migas, Daerah Penghasil Dinilai Dirugikan
- Infrastruktur Rusak dan Kecelakaan Berulang, Warga Desak PT EPE Turut Bertanggung Jawab
- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
- Pemkab Siak Pastikan Tak Ada Anak Gagal Sekolah karena Kendala Administrasi
- Pemkab Siak Dorong Wakaf Produktif Lewat Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan
Sosialisasi Bahaya Narkoba untuk Remaja: Dampak Jangka Panjang pada Otak dan Kesehatan Mental

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Dalam upaya meningkatkan kesadaran di kalangan remaja mengenai dampak buruk penyalahgunaan narkoba, sejumlah mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) menggelar kegiatan sosialisasi dengan tema “Dampak Narkoba terhadap Otak dan Kesehatan Mental Remaja”. Kegiatan ini diselenggarakan pada Selasa, 08 Desember 2025, di SMA Al-Ittihad Rumbai, Pekanbaru, dengan melibatkan sekitar 60 siswa sebagai peserta.
Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang bahaya narkoba, terutama terkait dengan dampaknya pada otak yang sedang berkembang pada usia remaja, serta bagaimana narkoba bisa merusak kesehatan mental dan fisik. Sosialisasi ini juga mencakup penjelasan mengenai mekanisme ketergantungan yang terjadi pada otak, serta ancaman terhadap pembentukan karakter dan nilai-nilai Generasi Pancasila.
Muhammad Al-Kautsar Daffa Hakumullah, salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran UMRI yang juga menjadi narasumber, menjelaskan bahwa narkoba memberikan kenikmatan singkat yang berujung pada ketergantungan dan kerusakan jangka panjang pada otak. “Narkoba bisa merusak sistem otak yang sedang berkembang pada remaja, mengurangi kontrol diri, dan menyebabkan gangguan kesehatan mental. Dampaknya bukan hanya pada fisik, tapi juga pada kemampuan berpikir dan karakter yang membentuk jati diri sebagai Generasi Pancasila,” ujar Daffa dalam pemaparannya.
Siswa SMA Al-Ittihad terlihat sangat antusias selama sesi edukasi ini. Mereka diberi pemahaman tentang jenis-jenis narkoba, bagaimana narkoba memengaruhi sistem reward otak, serta bagaimana penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan mental dan memperburuk kemampuan belajar. Salah satu topik yang disoroti adalah bagaimana narkoba dapat menurunkan semangat hidup dan menyebabkan penurunan nilai-nilai Pancasila, yang seharusnya menjadi pedoman hidup generasi muda Indonesia.
Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga dilengkapi dengan sesi diskusi interaktif dan tanya jawab. Siswa sangat antusias bertanya tentang pengaruh narkoba terhadap kehidupan mereka dan cara untuk menghindari pergaulan yang berisiko. Para pemateri memberikan saran tentang pentingnya menjauhi narkoba, bukan hanya untuk kesehatan pribadi, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab moral, sosial, dan ideologis dalam menjaga jati diri sebagai generasi yang beriman, berperikemanusiaan, dan berkarakter kuat.
“Pesan utama yang ingin kami sampaikan adalah bahwa narkoba hanya memberikan kenikmatan sesaat, tetapi berujung pada kerusakan jangka panjang yang merusak otak, kontrol diri, serta kesehatan mental. Kita harus bersama-sama menjaga generasi muda agar tetap sehat, kuat, dan berkarakter,” ujar Daffa, menutup sesi materi..jpg)
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan penghargaan kepada siswa yang aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi. Kegiatan ini ditutup dengan sesi foto bersama antara tim mahasiswa, narasumber, dan peserta.
Dokumentasi kegiatan mencakup foto-foto saat penyampaian materi, interaksi selama sesi tanya jawab, serta foto bersama sebagai penutup. Kegiatan ini berhasil menyampaikan pesan penting tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba dan mengajak para remaja untuk menjaga kesehatan mental serta menghindari pengaruh buruk dari narkoba.
Nama-nama Mahasiswa Pemateri:
Hilmy Alfaridzky Adhykarsa
Dzukron Yufli Alfadhel
Muhammad Al-Kautsar Daffa Hakumullah
Putri Delima
Salsabilla Putri Handayani
Haziyah Sarfina Warfi
Nayyara Defana Putri
Fedya Jelila Caniago
Syahidah Albani Ruhiyat
Melalui sosialisasi ini, diharapkan para siswa dapat memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bahaya narkoba dan lebih bijak dalam memilih pergaulan yang sehat, serta mendukung terciptanya generasi yang bebas dari penyalahgunaan narkoba.(**)
Berita Terkait :
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- Heboh Beruang Masuk Desa di Siak, Sempat Melintasi Pasar0
- Mabes Polri Diserang, Terdengar Beberapa Kali Tembakan0
_Black11.png)









