- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
Staf Ahli Bupati Buka kegiatan Pelatihan CTU

Bengkalis, Vokalonline. Com -Bupati Bengkalis diwakili Staf Ahli Bupati Bidang SDM dan Kemasyarakatan Alfakhrurrazy, membuka kegiatan Pelatihan Teknologi Kontrasepsi Terkini/Contraseptive Technologi Update (CTU) Angkatan 1 Region Mandau Kabupaten Bengkalis tahun 2022, di Hotel Surya Duri, Rabu (16/11/2022).
Pembukaan kegiatan tersebut, ditandai dengan pengalungan tanda peserta oleh Staf Ahli Bupati SDM dan Kemasyarakatan tersebut, yang mana pelatihan itu diikuti oleh 15 orang perwakilan dari Kecamatan Mandau dan mendatangkan narasumber dari Provinsi Riau, yakni dr. Noviardi selaku Ketua Pusat Pelatihan Klinik Sekunder Provinsi Riau.
Nantinya, kegiatan ini akan dilangsungkan sebanyak 2 gelombang, diantaranya di wilayah Mandau, dan Bengkalis. Untuk wilayah Mandau akan dilaksanakan tanggal 16-20 November sedangkan wilayah Bengkalis pada tanggal 30 November - 4 Desember mendatang.
Dengan dilangsungkannya kegiatan ini, tenaga kesehatan yang ada di Kabupaten Bengkalis mampu melayani secara langsung berbagai jenis metode dari kontrasepsi yang paling cocok dengan kondisi masing-masing peserta KB.
"Apalagi metode kontrasepsi yang digunakan seperti IUD dan KB Implan memerlukan kompetensi khusus dalam pemasangan maupun pencabutannya sehingga selain memerlukan pengetahuan diperlukan juga kemampuan khusus. Untuk itu, dibutuhkan pelatihan bagi para tenaga medis agar mampu melakukannya secara mandiri," ucapnya.
Mantan Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Bengkalis tersebut juga menginginkan dengan adanya pelatihan ini, dapat mendukung kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bengkalis karena pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan yang berkualitas untuk masyarakat, para bidan juga sebagai penyedia informasi dimasyarakat yang harus memberikan penyuluhan perencanaan kehamilan serta persalinan.
Karena itu, para bidan harus benar-benar memahami serta mengetahui berbagai hal penting yang berhubungan erat dengan perihal keluarga berencana," tuturnya.(der).**Syafira
Berita Terkait :
- Eks Bupati Bener Meriah Aceh Segera Disidang Kasus Jual Kulit Harimau0
- LBH Medan Curiga dengan Tuntutan Kasus Kerangkeng Langkat0
- Biden Rapat di Bali: Rudal Hantam Polandia Mungkin Bukan dari Rusia0
- Murid SDN Pondok Cina 1 Depok Kembali Belajar Tanpa Guru0
- Biden Tersandung di Tahura Bali, Langsung Dibantu Jokowi0
_Black11.png)









