- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
Temukan penambang Emas Ilegal Rakit (PETI)di Desa Tanah Begali,Yang tak pernah di Sentuh Hukum

Kuansing, VokalOnline.Com - Aktifitas penambangan Emas tanpa izin (PETI) Kembali terpantau oleh beberapa awak Media di Desa Tanah Bekali kecamatan Pangean kabupaten Kuantan Singingi Kamis (7/7 2022) siang.
Berawal dari informasi yang diterima dari masyarakat yang tidak ingin disebutkan namanya, maka beberapa media bersepakat untuk mencari kebenaran dari informasi yang di peroleh tersebut, dengan mendatangkan secara langsung dimana lokasi adanya Aktifitas ilegal penambangan Emas tanpa Izin tersebut, yang berbatasan dengan kuburan warga.
Dari Narasumber juga menyebutkan kepada media bahwa adanya deretan panjang rakit Dompeng sebayak 35 Buah yang sedang bekerja saat ini. Setelah sampai dilokasi terlihat memang benar adanya puluhan rakit yang berjejer panjang, dalam posisi yang sedang beraktifitas tanpa ada rasa ketakutan terhadap Aparat hukum sementara, untuk mengetahui jumlah Yang pastinya, awak media tidak dapat memastikan dari jumlah keseluruhannya karena tertutup dari semak belukar dan beberapa kebun Pisang masyarakat.
Setelah beberapa lama di amati dan di perhatikan, para pelaku tetap bekerja tanpa ada was-was, dan tidak menghiraukan atas kehadiran media di tengah mereka yang sedang beraktifitas dengan rasa tidak bersalah Meraka terus bekerja.
Kemudian dalam waktu tidak beberapa lama, sekitar lebih kurang satu jam, tidak ada reaksi dari pelaku PETI, Kemudi, salah satu dari media langsung menghubungi Kapolsek Pangean AKP Sony Jaselman Ritonga dengan mengunakan telpon selulernya juga melaporkan dan mempertanyakan perihal kegiatan Ilegal Penambangan Emas tanpa izin tersebut.
Kapolsek Pangean AKP Sony Jaselman Rotonga menyebutkan bahwa, ia tidak mengetahui, dan tidak ada laporan sampai kepadanya terkait ada kegiatan penambangan emas di wilayah kerjanya yaitu Desa Tanah Bekali sampai saat ini.
"Terima kasih kepada teman-teman media yang sudah menginformasikan kesaya adanya kegiatan PETI di wilayah saya, saat ini saya sedang diluar kantor, besok saya beserta anggota segera dan secepatnya untuk turun menertibkan dan memusnahkan Dompeng tersebut janji Sony.**(Rls/ Rusman)
Berita Terkait :
- Tim Subdit II Polda Riau Berhasil Tangkap Arif Budiman, Dua Kali Mangkir Dari Panggilan 0
- Pirlek UNRI 2022, Indarti Target Saya UNRI World Class University 0
- Hoaks! Indra Kenz Bebas0
- Polisi Tahan Putra Kiai Jombang Tersangka Pencabulan0
- 120 Orang Dari Luar Riau Daftar Camping Seni Subayang Festival0
_Black11.png)









