- Bhabinkamtibmas Langsung Ke RT 02 Lintas Utara, Pastikan Lahan Produktif
- Polri Turun Ke Kebun, Pastikan Produksi Cabai Di Keritang Bebas Hambatan
- Ahmad Yuzar Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Jembatan Rumbio Jadi Prioritas
- Sinergi Pengelolaan Kebun Diperkuat, Tim PT APN Riau Tinjau Mitra di Rakit Kulim dan Batang Cenaku
- Bukan Hanya Produksi, Industri Energi Kini Belajar Menjaga Kepercayaan Masyarakat
- Dandim 0314/Inhil Hadiri Apel Siaga Darurat Penanggulangan Karhutla Kabupaten Inhil Tahun 2026
- Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Pancawaskita Libatkan Masyarakat Adat Talang Mamak, Pengelolaan Kebun Agrinas Dapat Legitimasi Sosia
- AKP Yosi Marlius: Polri Tidak Cukup Jaga Keamanan, Harus Kawal Pangan Rakyat
- Dari RT 02 Lintas Sejahtera, Polri Tegakkan Semangat Swasembada Pangan Nasional
Viral Debt Collector Ancam Bunuh Nasabah, Kredivo Bantah

Pinjaman online (pinjol) Kredivo merespons video viral debt collector/DC mereka menagih utang dengan mengancam akan membunuh nasabah. (Screenshot via web kredivo.id).
Jakarta, VokalOnline.Com - Pinjaman online (pinjol) Kredivo merespons video viral debt collector/DC mereka menagih utang dengan mengancam akan membunuh nasabah.
SVP Marketing & Communications Kredivo Indina Andamari mengatakan seluruh kolektor perusahaannya telah tersertifikasi dan terlatih.
"Disampaikan bahwa kolektor kami mengancam untuk melakukan tindak pembunuhan. Kenyataannya, kolektor kami tidak melakukan hal ini. Kolektor yang terlibat telah bersama Kredivo selama bertahun-tahun dengan catatan yang bersih," katanya kepada CNNIndonesia.com, Senin (23/10).
Indiana mengatakan Kredivo tidak menoleransi perilaku penagihan apa pun di luar pedoman atau kode etik Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Apabila ditemukan kolektor yang melanggar aturan yang berlaku, Kredivo akan memberhentikannya.
Indina mengatakan Kredivo saat ini masih mengumpulkan fakta-fakta terkait dugaan DC mengancam akan membunuh karyawan. Namun berdasarkan penilaian awal, perusahaan yakin ada hal yang dilebih-lebihkan dalam kasus ini.
Termasuk, kabar bahwa DC Kredivo datang pada malam hari. Indina mengatakan DC Kredivo berkunjung pada jam 7 malam di mana itu disebut masih masuk jam operasional.
Saat ini, Kredivo sedang melanjutkan penyelidikan dan memberikan update secepatnya.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak langsung mengambil kesimpulan berdasarkan narasi-narasi yang beredar di media sosial sampai kami menyelesaikan penyelidikan kami," katanya.
Viral penagih Kredivo menagih utang kepada nasabah perusahaan dengan mengancam membunuh. Ancaman itu disebar oleh seseorang dengan akun X @report.id.
Dalam informasi itu, akun tersebut mengunggah video berisi rekaman beberapa debt collector yang diduga dari Kredivo menagih utang ke nasabah. Akun tersebut menyebut debt collector itu datang dan membuat rusuh di rumah nasabah, menagih utang sambil mengancam mau membunuh.
Nasabah katanya, juga dipaksa membuat video pernyataan yang berisi; kalau malam itu nasabah tak bisa membayar sesuai nominal yang ditagih, maka debt collector akan memaksa gadai aset.(fit)**
Berita Terkait :
- Hasil Uji Laboratorium BPOM Keluar, Dugaan Beras Mengadung Plastik Tidak Tebukti Dan Layak Dikonsums0
- Disprindag Gelar Terima Surat BPOM Pekanbaru Beras di Meranti Aman Dari Isu Beras Mengadung Plastik0
- Curahkan Perhatian Terhadap Penderita Stunting, Sobat Kamis Barokah Polsek Merbau Salurkan Bantuan0
- Baznas Salurkan Zakat Pemberdayaan Masyarakat Desa di Meranti 0
- Bupati Rohil Bagikan 200 Paket Sembako dan Daging Qurban saat Perayaan Idul Adha 1444 H0
_Black11.png)









