- Bhabinkamtibmas Langsung Ke RT 02 Lintas Utara, Pastikan Lahan Produktif
- Polri Turun Ke Kebun, Pastikan Produksi Cabai Di Keritang Bebas Hambatan
- Ahmad Yuzar Tegaskan Kelanjutan Pembangunan Jembatan Rumbio Jadi Prioritas
- Sinergi Pengelolaan Kebun Diperkuat, Tim PT APN Riau Tinjau Mitra di Rakit Kulim dan Batang Cenaku
- Bukan Hanya Produksi, Industri Energi Kini Belajar Menjaga Kepercayaan Masyarakat
- Dandim 0314/Inhil Hadiri Apel Siaga Darurat Penanggulangan Karhutla Kabupaten Inhil Tahun 2026
- Polsek Tempuling Aktif Dukung Program Swasembada Ketahanan Pangan Polda Riau
- Pancawaskita Libatkan Masyarakat Adat Talang Mamak, Pengelolaan Kebun Agrinas Dapat Legitimasi Sosia
- AKP Yosi Marlius: Polri Tidak Cukup Jaga Keamanan, Harus Kawal Pangan Rakyat
- Dari RT 02 Lintas Sejahtera, Polri Tegakkan Semangat Swasembada Pangan Nasional
Bhabinkamtibmas Langsung Ke RT 02 Lintas Utara, Pastikan Lahan Produktif

Keritang – Polsek Keritang melalui Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara hadir langsung di tengah petani sebagai motor penggerak dan pengawas ketahanan pangan di tingkat desa.
Kegiatan sambang dilaksanakan di RT 02 Dusun Lintas Sejahtera, Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lahan produktif warga tetap dikelola dan tidak dibiarkan kosong.
Bhabinkamtibmas bertemu langsung dengan petani setempat, berdiskusi tentang kondisi tanaman, kendala di lapangan, serta kebutuhan pupuk dan pengairan. Kehadiran aparat di lahan warga menjadi bentuk pendampingan nyata.
Bagi Polsek Keritang, ketahanan pangan tidak bisa hanya diurus di atas kertas. Harus ada aksi di lapangan, berhadapan langsung dengan petani yang menjadi ujung tombak produksi pangan desa.
“Peran Bhabinkamtibmas adalah memastikan setiap jengkal lahan produktif di desa dikawal. Kami ingin petani merasa didampingi, bukan berjalan sendiri,” ujar petugas di lokasi.
Kapolsek Keritang AKP Yosi Marlius, http://S.Sos., M.H. menegaskan, sambang petani adalah tugas utama Polisi Penggerak Ketahanan Pangan. Kehadiran Polri di kebun warga adalah bentuk keberpihakan negara pada sektor pertanian rakyat.
“Ketahanan pangan desa dimulai dari sambang petani. Kalau petani kuat dan termotivasi, maka pangan keluarga, kecamatan, bahkan kabupaten akan terjaga,” tegas AKP Yosi Marlius.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Kolaborasi itu penting agar program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan.
Di ujung pertemuan, petani RT 02 hanya menunjuk ke bedengan cabai yang baru ditanam dan berkata singkat: “Besok kita tambah lagi pak, biar penuh.”
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









