- Dukung Generasi Bebas Stunting, Agrinas Palma Nusantara Salurkan Bantuan Susu di Rohil
- Stand Pendaftaran PRB 2027 Resmi Dibuka: Langkah Awal Menuju Ajang Kompetisi Sains
- Operasi Patuh Lancang Kuning 2026, Satlantas Polres Meranti Beri 135 Teguran
- Sekda Meranti Buka Semarak Bulan Bahasa Sempena Sumpah Pemuda Lestarikan Budaya Melayu
- Karmila Sari Terima Penghargaan Alumni di Peringatan Dies Natalis ke-67 Untar
- Bupati Siak Afni Sandingkan Ketokohan Chadijah Ali dengan Tengku Agung Syarifah Latifah
- Syahrul Aidi Maazat Dorong Hasil Riset Kampus Jadi Acuan Kebijakan Pemerintah
- Sumpah Pemuda 2026 di Tembilahan, Iwan Taruna: Sinergi Pemda dan Pemuda Kunci Inhil Maju
- Sebanyak 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
- 183 Surveyor Riau dan Kepri Ikuti Pembekalan
Bhabinkamtibmas Langsung Ke RT 02 Lintas Utara, Pastikan Lahan Produktif

Keritang – Polsek Keritang melalui Bhabinkamtibmas Desa Lintas Utara hadir langsung di tengah petani sebagai motor penggerak dan pengawas ketahanan pangan di tingkat desa.
Kegiatan sambang dilaksanakan di RT 02 Dusun Lintas Sejahtera, Desa Lintas Utara, Kecamatan Keritang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan lahan produktif warga tetap dikelola dan tidak dibiarkan kosong.
Bhabinkamtibmas bertemu langsung dengan petani setempat, berdiskusi tentang kondisi tanaman, kendala di lapangan, serta kebutuhan pupuk dan pengairan. Kehadiran aparat di lahan warga menjadi bentuk pendampingan nyata.
Bagi Polsek Keritang, ketahanan pangan tidak bisa hanya diurus di atas kertas. Harus ada aksi di lapangan, berhadapan langsung dengan petani yang menjadi ujung tombak produksi pangan desa.
“Peran Bhabinkamtibmas adalah memastikan setiap jengkal lahan produktif di desa dikawal. Kami ingin petani merasa didampingi, bukan berjalan sendiri,” ujar petugas di lokasi.
Kapolsek Keritang AKP Yosi Marlius, http://S.Sos., M.H. menegaskan, sambang petani adalah tugas utama Polisi Penggerak Ketahanan Pangan. Kehadiran Polri di kebun warga adalah bentuk keberpihakan negara pada sektor pertanian rakyat.
“Ketahanan pangan desa dimulai dari sambang petani. Kalau petani kuat dan termotivasi, maka pangan keluarga, kecamatan, bahkan kabupaten akan terjaga,” tegas AKP Yosi Marlius.
Ia menambahkan, kegiatan ini juga memperkuat semangat gotong royong antara Polri dan masyarakat. Kolaborasi itu penting agar program ketahanan pangan berjalan berkelanjutan.
Di ujung pertemuan, petani RT 02 hanya menunjuk ke bedengan cabai yang baru ditanam dan berkata singkat: “Besok kita tambah lagi pak, biar penuh.”
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









