- INPEST Inhu Soroti Dugaan Tipikor, Kades Talang Durian Cacar dan Ketua BPD Bakal Dilaporkan
- IPP Pekanbaru Buka Layanan Hapus Tato Gratis di Senapelan
- Selain Bantu UMKM, Hendry Munief Dorong Pelaku Industri Kembangkan Industri Halal
- Kabut Asap Menurun, PDIP Kuansing Turun ke Jalan Bagikan Masker
- DPR Janji Sahkan RUU Perampasan Aset Korupsi: Harus Tegas Hukuman Mati Efek Jera Untuk Koruptor
- FORKI Dumai Disebut Tak Koordinasi dengan Perguruan Karate Terkait Pencalonan Ketua KONI
- Aksi Warga Kepayang Sari di Lahan Eks Tasma Puja, PT Agrinas Palma Sepakati Penghentian Operasional
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Matangkan Program Penyuluhan TNI AD untuk Cegah Karhutla di Riau
- Jalan Sungai Rawa Minim Rambu, Truk Bermuatan Besar PT EPE Disorot
- Matahari 08 Riau Hadir di Tengah Dampak Karhutla, Ribuan Masker Gratis Dibagikan ke Masyarakat
Wabub Bengkalis Dampingi Kemenko Polhukam Tinjau Abrasi Pulau Muntai

Bengkalis, VokalOnline.Com - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mendampingi tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dan Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia meninjau langsung lokasi abrasi yang terjadi di Pantai Kuala Desa Muntai Jalan Gg Opah, RT.01 RW.03 Dusun Tua Desa Muntai, Kamis, (24/2/2022) Siang semalam.
Dalam kunjungan tersebut Asisten Deputi Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan, Brigjen TNI Suteikno Suleman yang memimpin penciptaan ini mengungkapkan, Pulau Bengkalis adalah pulau terluar yang menjadi pintu kepemilikan.
Untuk itu harus benar-benar dijaga. Baik dari segi batas perbatasannya, kesejahteraan masyarakatnya termasuk juga pelestarian lingkungan hidup. “ Beberapa hari ini kami berada di wilayah ini, melihat pulau Rupat dan sekarang di Bengkalis. Kami hadir untuk melihat situasi dan perkembangan terakhir pulau ini, walaupun kami sudah mendapatkan data saat rapat, namun kami harus melihat kondisi yang sebenarnya,” terang Suleman.
Menurut Suleman, kondisi abrasi di Pantai Muntai, Untuk itu, Menteri akan sangat senang melaporkan kondisi tersebut kepada harapan upaya penangan dapat dilakukan. “Kedatangan kami membawa misi dan tujuan dan kami kembali akan menyampaikan kepada pak menteri dengan kondisi yang ada agar masalah abrasi dan apa yang menjadi permasalahan yang dialami pemda dan masyarakat terselesaikan dengan baik,” katanya.
Suleman juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif warga yang bergotong royong merawat NKRI di Desa Muntai. “Saya dari Kementerian Pusat sangat berterima kasih kepada warga, banyak inisiatif menjaga menjaga abrasi dengan melakukan penanaman mangrove dan upaya-upaya lain agar tapal batas negara ini tidak berkurang,” pungkasnya.
Wakil Bupati Bagus Santoso mengaku senang dengan kedatangan Tim dari Kementerian Pusat, Bagus berharap akan ada upaya lanjutan yang dilakukan agar masalah-masalah abrasi dapat teratasi dan masyarakat dapat hidup lebih baik. ” Terima kasih pak jenderal sudah hadir di kampung kami, mohon kiranya dapat membantu kami untuk menjaga pulau ini dan menjaga NKRI,” jelasnya.(der)
Berita Terkait :
- LAM Riau Dukung Pihak yang Polisikan Menteri Agama0
- Polres Bengkalis Bekuk Pemain Narkotika di Bathin Solapan 0
- Anjing Menggonggong, Petanda Ada Iblis Lewat0
- Kapolri : Tak Usah Takut, Patuhi Prokes dan Vaksin0
- Pemuda Bengkalis Edarkan Sabu Berujung Ditangkap Polisi0
_Black11.png)









