- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Wabub Bengkalis Dampingi Kemenko Polhukam Tinjau Abrasi Pulau Muntai

Bengkalis, VokalOnline.Com - Wakil Bupati Bengkalis H. Bagus Santoso mendampingi tim Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dan Kementerian Kelautan, dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia meninjau langsung lokasi abrasi yang terjadi di Pantai Kuala Desa Muntai Jalan Gg Opah, RT.01 RW.03 Dusun Tua Desa Muntai, Kamis, (24/2/2022) Siang semalam.
Dalam kunjungan tersebut Asisten Deputi Koordinasi Wilayah Perbatasan dan Tata Ruang Pertahanan, Brigjen TNI Suteikno Suleman yang memimpin penciptaan ini mengungkapkan, Pulau Bengkalis adalah pulau terluar yang menjadi pintu kepemilikan.
Untuk itu harus benar-benar dijaga. Baik dari segi batas perbatasannya, kesejahteraan masyarakatnya termasuk juga pelestarian lingkungan hidup. “ Beberapa hari ini kami berada di wilayah ini, melihat pulau Rupat dan sekarang di Bengkalis. Kami hadir untuk melihat situasi dan perkembangan terakhir pulau ini, walaupun kami sudah mendapatkan data saat rapat, namun kami harus melihat kondisi yang sebenarnya,” terang Suleman.
Menurut Suleman, kondisi abrasi di Pantai Muntai, Untuk itu, Menteri akan sangat senang melaporkan kondisi tersebut kepada harapan upaya penangan dapat dilakukan. “Kedatangan kami membawa misi dan tujuan dan kami kembali akan menyampaikan kepada pak menteri dengan kondisi yang ada agar masalah abrasi dan apa yang menjadi permasalahan yang dialami pemda dan masyarakat terselesaikan dengan baik,” katanya.
Suleman juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi aktif warga yang bergotong royong merawat NKRI di Desa Muntai. “Saya dari Kementerian Pusat sangat berterima kasih kepada warga, banyak inisiatif menjaga menjaga abrasi dengan melakukan penanaman mangrove dan upaya-upaya lain agar tapal batas negara ini tidak berkurang,” pungkasnya.
Wakil Bupati Bagus Santoso mengaku senang dengan kedatangan Tim dari Kementerian Pusat, Bagus berharap akan ada upaya lanjutan yang dilakukan agar masalah-masalah abrasi dapat teratasi dan masyarakat dapat hidup lebih baik. ” Terima kasih pak jenderal sudah hadir di kampung kami, mohon kiranya dapat membantu kami untuk menjaga pulau ini dan menjaga NKRI,” jelasnya.(der)
Berita Terkait :
- LAM Riau Dukung Pihak yang Polisikan Menteri Agama0
- Polres Bengkalis Bekuk Pemain Narkotika di Bathin Solapan 0
- Anjing Menggonggong, Petanda Ada Iblis Lewat0
- Kapolri : Tak Usah Takut, Patuhi Prokes dan Vaksin0
- Pemuda Bengkalis Edarkan Sabu Berujung Ditangkap Polisi0
_Black11.png)









