- JMSI Riau Gelar UKW, 30 Wartawan Ikuti Uji Kompetensi di UIR
- Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan
- Hadapi Perubahan Iklim Ekstrem, JMSI Riau Dorong Mitigasi Karhutla Berkelanjutan
- 27 Orang Dinyatakan Kompeten, JMSI akan Gelar UKW Lagi di Riau pada Juni 2027
- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
Wabup Siak Buka Bimtek Penilaian Mandiri SPIP Terintegrasi

Siak, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Siak kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan melalui penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).
Wakil Bupati Siak, Husni Merza, secara resmi membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penilaian mandiri atas maturitas SPIP terintegrasi Pemerintahan Daerah Kabupaten Siak tahun 2024 yang berlangsung di ruang rapat Raja Indra Pahlawan, Senin (2/9/2024).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Husni Merza menekankan bahwa penilaian mandiri atas maturitas SPIP merupakan langkah penting dalam memastikan bahwa setiap organisasi perangkat daerah (OPD) mampu menjalankan fungsi pengendalian intern secara efektif dan sesuai dengan standar yang ditetapkan.
“Penilaian mandiri atas maturitas SPIP ini adalah kunci dalam mengukur sejauh mana penerapan pengendalian intern terintegrasi sudah dilakukan di setiap unit kerja. Melalui Bimtek ini, kita berharap seluruh perangkat daerah dapat memahami dan mengimplementasikan SPIP dengan lebih baik, sehingga tercapai tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan akuntabel,” ujar Husni Merza.
Wakil Bupati Siak, Husni Merza, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan.
Melalui SPIP, pemerintah daerah berupaya memastikan bahwa setiap perangkat daerah mampu mengelola risiko secara efektif dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kita harus memastikan bahwa seluruh perangkat daerah di Siak mampu mengelola risiko secara efektif, sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.
Kegiatan Bimtek ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Arfan Usman, sejumlah kepala OPD, para pejabat eselon, dan staf terkait di lingkungan Pemda Siak.
Peserta akan dibekali dengan materi terkait pengendalian intern, yang meliputi pengendalian lingkungan, penilaian risiko, kegiatan pengendalian, informasi dan komunikasi, serta pemantauan.
Wakil Bupati Husni Merza berharap hasil dari Bimtek ini dapat diterapkan secara konsisten dalam operasional sehari-hari.
Dengan demikian, kualitas pelayanan publik dan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Siak diharapkan dapat semakin meningkat, mendukung tercapainya pemerintahan yang lebih baik dan akuntabel.
Berita Terkait :
_Black11.png)









