- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
10 ABK Asal India Positif Covid-19 di Dumai

Petugas medis mengecek kapal asing di Kota Dumai yang ABK-nya terkonfirmasi Covid-19. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Kapal berbendera Panama bersandar di Kota Dumai untuk kepentingan bisnis. Ternyata 10 anak buah kapal (ABK) asing itu terkonfirmasi Covid-19 dan masih menjalani isolasi di alat transportasi air itu.
Adanya ABK asing terkonfirmasi Covid-19 ini disampaikan oleh Gubernur Riau. Hal itu terungkap setelah Pemerintah Provinsi Riau bersama anggota forum komunikasi pimpinan daerah melakukan rapat koordinasi penanganan Covid-19 di Riau.
"Ya ada Kapal Panama, itu di Kota Dumai," tegas Gubernur Riau Syamsuar, Kamis siang, 27 Mei 2021.
Meskipun berbendera Panama, 10 ABK yang terinfeksi Covid-19 ini berasal dari India.
"Semua yang positif merupakan warga negara India," ucap Syamsuar.
Syamsuar menyebut sudah ada tim dari Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) di Kota Dumai menangani ABK terkonfirmasi Covid-19 ini, bekerjasama dengan tim medis dan pemerintah setempat.
Adanya ABK India terinfeksi Covid-19 setelah bersandar di Kota Dumai merupakan kedua kalinya. Beberapa waktu lalu juga ada lima warga India terkonfirmasi setelah datang ke Dumai.
Para ABK ini tidak terkonfirmasi setelah kontak dengan warga Kota Dumai, melainkan sudah membawa virus ini dari negara asal. Apalagi saat ini, India tengah dilanda gelombang tsunami Covid-19 terparah di dunia.
Menurut Gubernur, Kementerian Perhubungan sudah mengeluarkan kebijakan tidak ada lagi kapal asing bersandar di Kota Dumai dalam beberapa waktu dekat.
"Awalnya semua kapal tapikan ada kapal Indonesia juga, akhirnya kapal asing saja," kata Syamsuar. (syu)
Berita Terkait :
- Polisi Senapelan Tembak Jambret Spesialis Kalung Emas Emak-emak0
- Berkah Waisak, Satu Napi di Riau Langsung Bebas Saat Terima Remisi0
- Polisi Tangkap Begal Sadis Terhadap Tukang Ojek0
- Riau Catat Kasus Kematian dan Konfirmasi Harian Covid-19 Tertinggi di Indonesia0
- Polisi di Riau Dilarang Libur Sebelum Jawab Tantangan Presiden Jokowi0
_Black11.png)









