- Tanaman Jagung di Dusun Pelangi Tumbuh Tak Merata, Polsek Keritang Siap Dampingi Petani
- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- PT BNS: Masa Depan Anak Bergantung Pada Bumi yang Kita Jaga Hari Ini
- Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
- Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- PT RAPP Dukung Peningkatan Kompetensi Bidan untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Riau
10 Korban Tewas Diduga Tertidur Saat Kebakaran di Matraman

Ilustrasi Kebakaran/Tribunnews.com
Vokalonline.com - Dilansir dari CNN Indonesia -- Polisi menduga 10 korban tewas sedang dalam keadaan tertidur saat kebakaran terjadi di permukiman Matraman, Jakarta Timur.
Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro mengatakan, kebakaran itu melalap habis kontrakan yang terdiri dari empat petak rumah.
Menurutnya, penghuni petak dua dan empat berhasil menyelamatkan diri karena terbangun saat kejadian. Sementara penghuni petak satu dan tiga diduga sedang tidur saat kejadian sehingga tak bisa menyelamatkan diri.
"Mungkin tertidur, karena meninggalnya tertumpuk di kamar," ucap Tedjo saat dihubungi, Kamis (25/3).
Diungkapkan Tedjo, penghuni petak satu itu terdiri dari lima orang korban. Sedangkan penghuni petak tiga juga terdiri dari lima orang korban.
Ia memastikan, polisi turut serta menyelidiki penyebab kebakaran di rumah kontrakan yang berada di Jalan Pisangan Baru III RT 06/10, Matraman itu.
Sementara itu, Humas Dinas Pemadam DKI Jakarta, Mulat Wijayanto memuturkan sejauh ini kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik.
"Diduga disebabkan korsleting listrik," ujarnya.
Mulat menyebut saat ini kebakaran itu masih ditangani oleh pihak kepolisian. Sedangkan untuk 10 korban tewas juga telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati.
Sebelumnya, kebakaran melanda permukiman padat penduduk di Matraman, Kamis (25/3) sekitar pukul 04.50 WIB.
Sebanyak 14 unit mobil pemadam kebakaran guna memadamkan si jago merah. Api baru berhasil dipadamkan satu jam kemudian atau sekitar pukul 05.50 WIB.
Kebakaran ini menyebabkan 10 orang tewas. Selain itu, kerugian materi ditaksir mencapai Rp800 juta.
(dis/pris)
Berita Terkait :
- Arbi Sanit Pengamat Politik Meninggal Dunia0
- Polisi Tembak Pelaku Pembacokan0
- Gunung Merapi Muntahkan Guguran Lava Pijar 0
- Syarwan Hamid Mantan Mendagri Meninggal Dunia0
- Kepolisian Skotlandia Temukan Paket Mencurigakan di Rumah Ratu Elizabeth0
_Black11.png)









