- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
Alhamdulillah, Banjir dan Longsor di Kabupaten Ponorogo Nihil Korban Jiwa

Jakarta, VokalOnline.Com – Banjir dan longsor dilaporkan melanda Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Peristiwa terjadi setelah hujan dengan intensitas tinggi melanda kawasan tersebut pada Minggu (13/2) pukul 22.00 WIB.
Sebanyak 15 unit rumah terendam, dan 2 lainnya roboh tertimpa material longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ponorogo melaporkan tidak ada korban jiwa akibat peristiwa tersebut.
Material longsor sempat menutup badan jalan dan menimbulkan kemacetan. Namun tidak lama berselang BPBD bersama TNI/Polri, relawan, dan instansi terkait serta warga sekitar langsung membersihkan material longsor.
Menurut salah satu staf Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Ponorogi, Dwi Wijayanto, kondisi di lapangan sudah kembali kondusif.
"Saat ini kondisi aman dan terkendali," jelas Dwi yang memberikan keterangan melalui pesan singkat.
Prakiraan cuaca BMKG hingga Senin (21/2) mendatang, provinsi Jawa Timur berpotensi mengalami hujan lebat disertai angin kencang. Sementara untuk Kabupaten Ponorogo berpotensi mengalami hujan ringan sampai sedang dengan periode yang sama.
Menyikapi hal tersebut, BNPB mengimbau kepada pemerintah daerah dan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan langkah-langkah mitigasi untuk menghadapi potensi bahaya bencana hidrometeorologi.
"Apabila terjadi hujan lebat dengan durasi lama, maka warga di daerah aliran sungai dan yang berada di lereng diimbau untuk waspada dan melakukan evakuasi mandiri apabila diperlukan," jelas Dwi.***
Berita Terkait :
- Penambangan Pasir Laut PT Logo Mas di Pulau Rupat Hilangkan Pulau-pulau Kecil0
- Pahami Apa itu Vaksin Booster serta Efek Sampingnya0
- Ini dia 5 Rekomendasi Film Romantis yang Cocok Ditonton di Hari Valentine0
- Teknologi menjadi salah satu cara perangi COVID-190
- PM Hungaria: Invasi Rusia Akan Buat Jutaan Warga Ukraina Mengungsi0
_Black11.png)









