- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Baru 2,97 Persen Tenaker Pariwisata yang Divaksin Covid-19

(metrotempo.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta Gumilar Ekalaya mencatat baru sekitar 1.342 orang tenaga kerja di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif yang mendapat vaksin virus corona atau covid-19. Vaksin digelar pada 2-6 April 2021.
"1.342 orang karyawan hotel saat ini sudah divaksin, ini mereka yang bekerja di hotel tempat tenaga kesehatan dan (isolasi) OTG (orang tanpa gejala)," ujar Gumilar di diskusi virtual, Senin (5/4).
Kendati begitu, jumlah ini baru sekitar 2,97 persen dari total pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang masuk pendataan mencapai 45.140 orang di DKI Jakarta."Ini mencakup semua tenaga kerja pariwisata di Jakarta yang terdiri dari hotel, restoran, katering, event organizer, wedding organizer, bioskop, travel, BPW, usaha golf, fitnes, taman rekreasi, dan spa," jelasnya.
Gumilar mengatakan dinas terus berusaha mendata seluruh pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif yang perlu divaksinasi segera. Semuanya, kata Gumilar, bisa mendaftar ke dinas.
Selain itu, bisa juga melalui Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI). Gumilar mengatakan data ini akan diteruskan untuk vaksinasi bertahap.Rencananya, vaksinasi akan dilanjutka pada Juni 2021 setelah para kelompok prioritas divaksin. Kelompok prioritas itu adalah tenaga kesehatan dan para pelayan publik.
"Untuk tahap berikutnya dari jadwal mungkin Juni, ini setelah semua TNI, Polri, BUMN, PNS, dan lansia selesai. Kita masih berproses, dan tunggu," katanya.
Sementara Ketua Badan Pengurus Daerah PHRI Jakarta Sutrisno Iwantono berharap para pekerja pariwisata dan ekonomi kreatif bisa segera divaksin secara menyeluruh ke depan, meski sekarang masih terbatas dan menunggu kelompok prioritas.
"Sekarang masih terbatas pada (pekerja) hotel yang tangani kesehatan dan jadi tempat isolasi. Kita tentu menunggu jadwal seperti apa, supaya bisa segera diselesaikan dan kembali seperti sebelum pandemi," pungkasnya.
(uli/age)
Berita Terkait :
- Laju IHSG Diprediksi Menguat, Tapi Terbatas 0
- BSI Integrasikan Sistem Layanan di Indonesia Timur 0
- IHSG Diprediksi Menguat Usai Kondisi Jenuh Jual0
- Dahlan Iskan Soroti Keuangan BUMN Karya 0
- Sayonara, Giant Pamulang Square Tutup Permanen 0
_Black11.png)









