- Hendry Munief Dorong Pengusaha Muslimah Kembangkan Sektor UMKM dan Ekraf
- Reskrim Polsek Tebing Tinggi Amankan Pelaku Pencurian di Ruko Jalan Tanjung Harapan
- Sambut Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lapas Tembilahan Gelar Donor Darah Bersama
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu di Batang Tuaka, Satu Pengedar Diamankan
- Polres Inhil Ungkap Kasus Peredaran Sabu, Seorang Pengedar Diamankan di Tembilahan
- Polsek Kempas Ungkap Kasus Narkotika di Desa Danau Pulai Indah, Satu Pelaku Diamankan
- Kabar Duka, Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia
- WKC Open Championship II 2026 Sukses Digelar, Inkai Prestasi Sabet Juara Umum
- Di Hadapan Perwakilan 150 Negara, Dr. Syahrul Aidi Kecam Keras Tindakan Israel di Timur Tengah
- Sambu Group Satukan Petani dan Industri dalam Kenduri Kelapa 2026
Laju IHSG Diprediksi Menguat, Tapi Terbatas

(bisnistempo.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan Selasa (6/4).
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut walaupun penguatan akhir-akhir ini ini telah memasuki rentang jenuh jual (oversold), namun ia melihat potensi indeks melanjutkan pelemahan karena minimnya sentimen positif.
"Penguatan diperkirakan hanya bersifat jangka pendek sebelum kembali melanjutkan pelemahan," kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Selasa (6/4).Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.884-5.927 dan resistance 6.032-6.094.
Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai IHSG bakal dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.
William mengatakan peluang indeks saham berada di jalur uptrend masih terbuka, mengingat perekonomian dalam negeri masih kuat."Pola gerak IHSG hingga saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar," jelasnya.
Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088. Adapun saham-saham pilihannya, yaitu BBNI, ITMG, ASII, BMRI, AKRA, ROTI, dan BSDE.
Pada perdagangan sebelumnya, yakni Senin (5/4), IHSG melemah ke 5.970 atau turun 41,17 poin atau 0,68 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp619 miliar.
(wel/bir)
Berita Terkait :
- BSI Integrasikan Sistem Layanan di Indonesia Timur 0
- IHSG Diprediksi Menguat Usai Kondisi Jenuh Jual0
- Dahlan Iskan Soroti Keuangan BUMN Karya 0
- Sayonara, Giant Pamulang Square Tutup Permanen 0
- Rupiah Menguat Usai Libur Paskah 0
_Black11.png)









