- Pelatihan Jurnalistik Digital, Koneksi Tingkatkan Kompetensi di Era Media Digital
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Resmi Dibuka, 1.050 Karateka Siap Bertanding
- Karmila Sari Buka Pelatihan Massal Kuliner, UMKM Diminta Terus Berinovasi
- BPP KAPMI Resmikan Kantor Baru di Menteng, Kukuhkan Tiga Tokoh Nasional sebagai Pembina
- Perkuat Sinergi dengan Masyarakat, PT PAS Mitra Agrinas Perbaiki Jalan Desa
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Perebutkan Piala Plt Gubernur, Dibuka Sabtu Besok
- Hendry Munief Dorong RUU Kawasan Industri Wajibkan Pendampingan UMKM dan IKM
- Rekor Berlanjut: MAN 1 Pekanbaru Jadi Penyumbang Peserta OSN Nasional Terbanyak dari Riau
- Pemko Pekanbaru Perjuangkan Hibah Aset Pemerintah Pusat Jadi Barang Milik Daerah
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Wasit dan Juri Ikuti Briefing
Laju IHSG Diprediksi Menguat, Tapi Terbatas

(bisnistempo.com)
Vokalonline.com Dilansir dari CNN Indonesia -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi menguat terbatas pada perdagangan Selasa (6/4).
Analis Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper Jordan menyebut walaupun penguatan akhir-akhir ini ini telah memasuki rentang jenuh jual (oversold), namun ia melihat potensi indeks melanjutkan pelemahan karena minimnya sentimen positif.
"Penguatan diperkirakan hanya bersifat jangka pendek sebelum kembali melanjutkan pelemahan," kata Dennies seperti dikutip dari riset hariannya, Selasa (6/4).Dia memproyeksikan indeks saham bergerak di rentang support 5.884-5.927 dan resistance 6.032-6.094.
Direktur Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya menilai IHSG bakal dipengaruhi oleh fluktuasi nilai tukar rupiah dan harga komoditas.
William mengatakan peluang indeks saham berada di jalur uptrend masih terbuka, mengingat perekonomian dalam negeri masih kuat."Pola gerak IHSG hingga saat ini terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar," jelasnya.
Ia memprediksi IHSG melaju di rentang support 5.827 dan resistance 6.088. Adapun saham-saham pilihannya, yaitu BBNI, ITMG, ASII, BMRI, AKRA, ROTI, dan BSDE.
Pada perdagangan sebelumnya, yakni Senin (5/4), IHSG melemah ke 5.970 atau turun 41,17 poin atau 0,68 persen. Pelaku pasar asing mencatatkan jual bersih atau net sell di seluruh pasar sebesar Rp619 miliar.
(wel/bir)
Berita Terkait :
- BSI Integrasikan Sistem Layanan di Indonesia Timur 0
- IHSG Diprediksi Menguat Usai Kondisi Jenuh Jual0
- Dahlan Iskan Soroti Keuangan BUMN Karya 0
- Sayonara, Giant Pamulang Square Tutup Permanen 0
- Rupiah Menguat Usai Libur Paskah 0
_Black11.png)









