- Ngopi Cerdas Bersama Insan Pers, Siti Aisyah Serap Aspirasi dan Bahas Pembangunan Inhu
- Antrean Solar Membaik, DPRD Riau Dorong Penindakan Praktik Pelangsiran
- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
BBKSDA Riau Pastikan Foto Harimau di Kebun Sawit Siak Hoax

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Dalam beberapa hari belakangan, warga di Kabupaten Siak, khususnya di Kecamatan Perawang, heboh dengan beredarnya foto seekor harimau sumatra lagi santai di bawah pohon sawit. Foto itu disebar oleh akun media sosial atas nama Angeline Kyeorenisa.
Ada beberapa foto harimau sumatra yang diunggahnya di media sosial. Hal ini langsung viral dan membuat warga yang merasa tinggal di Kecamatan Perawang takut untuk berkebun.
"Hati-hati mulai sekarang sudah mulai berkeliaran di belang di sekitaran KM 8 Perawang," tulis akun tersebut.
Unggahan foto harimau sumatra tersebut sampai ke Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau. Setelah menelusuri sumber foto, pihak berwenang menyatakan foto itu adalah hoax atau tidak benar.
Kepala Bidang I BBKSDA Riau Andri Hansen Siregar mengatakan, foto penampakan harimau itu memang benar adanya tapi sudah lama. Hanya saja, lokasi foto itu tidak seperti yang disebutkan pengunggah akun.
"Itu hoax, sebenarnya terjadi di lokasi lain dan di luar Provinsi Riau," kata Andri, Selasa siang, 22 Maret 2022.
Andri mengimbau masyarakat, khususnya warga Kabupaten Siak, tidak perlu khawatir karena informasi itu tidak benar.
Diapun meminta warganet agar mengkonfirmasi kepada BBKSDA Riau terkait penampakan satwa liar. Jangan terlebih dahulu menyebar sebelum mendapatkan informasi pasti.
"Bila ada informasi terkait perjumpaan dengan satwa harimau sumatra, cek dulu kebenarannya agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat," sebut Andri. (syu)
Berita Terkait :
- Bawaslu Siak Adakan Seminar Wawasan Pemilu di Ponpes Bustanul Ulum0
- Kejati Sepertinya Mulai Kualahan Usut Dugaan Korupsi Bansos Siak0
- Pembunuh Gadis Remaja di Siak Dituntut 10 Tahun Penjara0
- Pembunuh Honorer Samsat Perawang Dituntut Penjara Seumur Hidup0
- Petani Nanas Siak Diajari Kembangkan Produk dan Pemasaran0
_Black11.png)









