- Hendry Munief Dorong Hilirisasi Industri Kopi Nasional, Liberika Meranti Jadi Sorotan
- Karmila Sari Dorong Percepatan Revitalisasi Sekolah di Riau
- Pemkab Meranti Dorong Produk Unggulan UMKM Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
- Pelindo Investasi Tingkatkan Akses Terminal Tanjung Harapan, Jalan 169,5 Meter Ditambah Elevasinya
- 36 Mahasiswa ITS Meranti Diwisuda, Pemda Ajak Ikut Membangun Daerah
- Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung
- Konferensi Pers di Tengah Karhutla 85 Hektare, Polres Meranti Tetapkan Satu Tersangka
- Bupati Asmar Buka OMI 2026 Kepulauan Meranti, 370 Peserta Didik Ikuti Kompetisi
- Bersama Tim SAR, Polairud Polres Meranti Respons Cepat Kecelakaan Dua Kapal di Selat Air Hitam
- Dari Obrolan Santai di Rengat, AKP Adlin Sampaikan Pesan tentang Kebaikan dan Profesionalisme
Bersama Tim SAR, Polairud Polres Meranti Respons Cepat Kecelakaan Dua Kapal di Selat Air Hitam

MERANTI, VokalOnline.Com - Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti bersama Tim SAR Gabungan bergerak cepat menangani kecelakaan laut yang melibatkan SB Eagle 11 dan SB Four Brother 03 di perairan Selat Air Hitam, Kecamatan Tebing Tinggi, Kamis (3/9/2026) sekitar pukul 15.10 WIB.
Kecelakaan terjadi saat SB Eagle 11 bertolak menuju salah satu APMS di Selatpanjang untuk mengisi bahan bakar. Sekitar 10 menit setelah berlayar, kapal tersebut bertabrakan dengan SB Four Brother 03 hingga kapal tersebut terbalik.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Gede Prasetia Adi Sasmita, S.I.K., melalui Kasat Polairud IPTU Abdul Roni, S.H., mengatakan personel langsung menuju lokasi setelah menerima informasi kecelakaan.
"Kurang lebih satu menit kemudian anggota Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti mendatangi lokasi kejadian dan melakukan upaya penyelamatan terhadap kru SB Four Brother," ujar Abdul Roni.
Namun, kru SB Four Brother 03 belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan. Dalam pencarian awal, petugas menemukan sejumlah barang yang mengapung, yakni kursi kapal, empat buah busa alas kursi, lifebuoy, life jacket, kayu palet serta sepasang sandal.
Sementara itu, SB Eagle 11 diketahui berjumlah 5 orang. Sebelum kecelakaan, SB Eagle 11 berangkat dari Pelabuhan Mengkapan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, sekitar pukul 13.00 WIB menuju Bengkel Akian di Selatpanjang untuk memperbaiki busi kapal. Setelah selesai sekitar pukul 15.00 WIB, kapal melanjutkan perjalanan menuju APMS.
Tubrukan terjadi di posisi koordinat N 1.0205° dan E 102.7066°. Berdasarkan laporan awal, SB Four Brother 03 berada di arah lambung kiri SB Eagle 11 sebelum tubrukan terjadi.
"Sampai saat ini belum diketahui pasti penyebab terjadinya peristiwa tubrukan," kata Abdul Roni.
Sat Polairud Polres Kepulauan Meranti kemudian berkoordinasi dengan Syahbandar, Basarnas dan Pos TNI AL Kabupaten Kepulauan Meranti untuk melakukan operasi SAR mencari kru dan SB Four Brother 03.(Bom)
Berita Terkait :
- Polisi Tembak Penampung Narkoba dari Malaysia di Bengkalis0
- Kompol YC Inisiator Pembeli Sabu Untuk Temannya0
- Kepala BPKAD Kuansing Bebas Dari Status Tersangka Korupsi0
- Kompol YC Hisap Sabu di Belakang Rumah Dinas Wakil Gubernur Riau0
- Polda Riau Bongkar Penambangan Ilegal di Hutan Produksi Rokan Hilir0
_Black11.png)









