- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
China Usir Kapal Jelajah Rudal AS yang Terobos Wilayah Dekat LCS

VokalOnline.Com-- Militer China mengusir kapal jelajah pembawa rudal Amerika Serikat yang dilaporkan menerobos wilayah di dekat wilayah sengketa Kepulauan Spratly di Laut China Selatan.
Juru bicara Komando Teater Selatan Tentara China, Tian Junli, mengatakan bahwa kapal USS Chancellorsville itu "menerobos secara ilegal."
"Tindakan militer AS itu sangat melanggar kedaulatan dan keamanan China," ujar Tian pada Selasa (29/11).
Tian kemudian menyatakan penerobosan kapal pembawa rudal itu menunjukkan bahwa AS merupakan "pemicu risiko keamanan" di Laut China Selatan.
"Ini merupakan bukti kuat lainnya dari hegemoni mereka mengenai pelayaran dan militerisasi di Laut China Selatan," tuturnya.
Kini, militer China masih dalam siaga tinggi setelah penerobosan kapal AS itu.
Sementara itu, militer AS sampai saat ini belum memberikan komentar.
Reuters melaporkan bahwa USS Chancellorsville sendiri sempat terlihat berlayar di Selat Taiwan beberapa waktu lalu.
Selama ini, China memang sangat aktif menegur pihak-pihak yang menerobos wilayah sengketa di Laut China Selatan.
China mengklaim sebagian besar perairan tersebut. Namun, klaim itu tumpang tindih dengan sejumlah negara lain, termasuk Filipina dan Malaysia.
Di tengah perebutan klaim ini, AS kerap mengirimkan kapalnya ke LCS. AS berdalih bahwa mereka bisa memasuki perairan itu karena aturan kebebasan berlayar di perairan internasional.**Syafira
Berita Terkait :
- Polisi China Tangkap 2 Pedemo yang Tuntut Xi Jinping Mundur0
- Kenapa PM Malaysia Anwar Ibrahim Dihormati Warga RI0
- Demo Covid Meluas, TV China Sensor Penonton Piala Dunia Tak Bermasker0
- Keponakan Khamenei Ditangkap usai Sebut Rezim Iran Pembunuh Anak0
- Demo China Tuntut Xi Jinping Mundur hingga Suporter Piala Dunia Rusuh0
_Black11.png)









