- Polidik Polres Meranti Sasar SMA 2 Selatpanjang, Wakapolres Ingatkan Pelajar Bahaya Hoaks
- Bupati Asmar Tinjau Pembangunan Jalan Tanjung Samak–Tanjung Kedabu
- Karmila Sari Dorong Guru, Mahasiswa dan Dosen Perkuat Budaya Menulis Karya Ilmiah
- Empat Perusahaan PMA Jadi Tersangka Karhutla, Syahrul Aidi Dorong Pengawasan Investasi
- Hendry Munief Siap Kolaborasi dengan Pemda, Dorong Destinasi dan Event Wisata Riau Masuk KEN dan KSP
- JMSI Riau Matangkan Persiapan Seminar Lingkungan dan UKW, Digelar 5-7 November
- Aksi Kelompok LSP Ancaman Fatal bagi Reputasi Indonesia di Arena Global
- Siti Aisyah Kunjungi Polres Inhu, Soroti Penegakan Hukum, HAM hingga Konflik Agraria
- Tak Henti Lakukan Perawatan, PT PAS Optimistis Produksi Sawit Semakin Optimal
- JMSI Inhu Kirim Tiga Pengurus Ikuti Uji Kompetensi Wartawan di UIR Pekanbaru
Erdogan Murka Ledakan Tewaskan 6 Orang di Istanbul: Ada Bau Teror

Presiden Recep Tayyip Erdogan murka mengecam ledakan yang menewaskan enam orang di jantung Kota Istanbul, Turki, pada Minggu (13/11). (Getty Images via AFP/Michael M. Santiago)
VkalOnline.com-- Presiden Recep Tayyip Erdogan murka mengecam ledakan yang menewaskan enam orang di jantung Kota Istanbul, Turki, pada Minggu (13/11). Menurutnya, serangan tersebut "berbau teror."
"Mungkin salah jika kami langsung mengatakan bahwa ini teror, tapi berdasarkan tanda-tanda awal, ada bau teror di sana," ujar Erdogan, seperti dikutip AFP.
Ia kemudian menegaskan, "Upaya mengambil alih Turki dan bangsa Turki melalui terorisme tidak akan berhasil, baik hari ini maupun besok."
Erdogan melontarkan pernyataan ini tak lama setelah ledakan terjadi di jalanan pusat perbelanjaan yang tenar di Istanbul, Istiklal.
Ledakan terjadi sekitar pukul 16.20 waktu setempat. Warga langsung kalang kabut ketika ledakan terdengar.
Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, mengatakan bahwa aparat sudah menangkap orang yang menanam bom di Jalan Istiklal tersebut.
Soylu menuding kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK) merupakan dalang di balik serangan ini. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan dari PKK.
Turki memang kerap menuding PKK sebagai otak dari sejumlah serangan di negara itu. Selama ini, mereka menganggap kelompok pemberontak tersebut sebagai teroris.
Sementara Istanbul diguncang ledakan, Erdogan harus bertolak ke Indonesia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.**Syafira
Berita Terkait :
- Daftar 17 Kepala Negara yang Hadir KTT G20 di Bali0
- Rudal Hipersonik Iran Bisa Tembus Iron Dome, Israel Makin Ketar-ketir0
- AS Bocorkan Rencana Rusia Uji Coba Torpedo Nuklir0
- Zelensky Klaim Pasukan Ukraina Rebut 41 Permukiman di Kherson0
- Luhut soal Putin-Zelensky Absen di KTT G20: Mungkin Sibuk0
_Black11.png)









