- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
- Aspirasi Guru Inhu Terkait Libur Semester Direspons Baik Pemerintah Daerah
- Kisah Kasih Bhayangkara ke-80 di Aula Polres Inhil
- 200 Karateka Inkanas Pekanbaru Ikuti Ujian Kenaikan Tingkat Kyu Semester I 2026
Erdogan Murka Ledakan Tewaskan 6 Orang di Istanbul: Ada Bau Teror

Presiden Recep Tayyip Erdogan murka mengecam ledakan yang menewaskan enam orang di jantung Kota Istanbul, Turki, pada Minggu (13/11). (Getty Images via AFP/Michael M. Santiago)
VkalOnline.com-- Presiden Recep Tayyip Erdogan murka mengecam ledakan yang menewaskan enam orang di jantung Kota Istanbul, Turki, pada Minggu (13/11). Menurutnya, serangan tersebut "berbau teror."
"Mungkin salah jika kami langsung mengatakan bahwa ini teror, tapi berdasarkan tanda-tanda awal, ada bau teror di sana," ujar Erdogan, seperti dikutip AFP.
Ia kemudian menegaskan, "Upaya mengambil alih Turki dan bangsa Turki melalui terorisme tidak akan berhasil, baik hari ini maupun besok."
Erdogan melontarkan pernyataan ini tak lama setelah ledakan terjadi di jalanan pusat perbelanjaan yang tenar di Istanbul, Istiklal.
Ledakan terjadi sekitar pukul 16.20 waktu setempat. Warga langsung kalang kabut ketika ledakan terdengar.
Menteri Dalam Negeri Turki, Suleyman Soylu, mengatakan bahwa aparat sudah menangkap orang yang menanam bom di Jalan Istiklal tersebut.
Soylu menuding kelompok Partai Pekerja Kurdistan (PKK) merupakan dalang di balik serangan ini. Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan dari PKK.
Turki memang kerap menuding PKK sebagai otak dari sejumlah serangan di negara itu. Selama ini, mereka menganggap kelompok pemberontak tersebut sebagai teroris.
Sementara Istanbul diguncang ledakan, Erdogan harus bertolak ke Indonesia untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali.**Syafira
Berita Terkait :
- Daftar 17 Kepala Negara yang Hadir KTT G20 di Bali0
- Rudal Hipersonik Iran Bisa Tembus Iron Dome, Israel Makin Ketar-ketir0
- AS Bocorkan Rencana Rusia Uji Coba Torpedo Nuklir0
- Zelensky Klaim Pasukan Ukraina Rebut 41 Permukiman di Kherson0
- Luhut soal Putin-Zelensky Absen di KTT G20: Mungkin Sibuk0
_Black11.png)









