- Pemkab Siak Nilai Formula DBH Migas Saat Ini Merugikan Daerah Penghasil
- Pemkab Siak Optimalkan Aset Daerah, Lahan Tidur Disulap Jadi Sentra Pangan
- Pemkab Siak Pastikan Tak Ada Anak Gagal Sekolah karena Kendala Administrasi
- Pemkab Siak Dorong Wakaf Produktif Lewat Pembangunan Rumah Singgah Kesehatan
- Pemkab Siak Siapkan Solusi bagi Calon Siswa yang Terkendala Dokumen Kependudukan
- Pemkab Siak Gandeng Indomaret, Produk UMKM Kini Tembus Pasar Ritel Modern
- Jalan Sungai Rawa Terus Makan Korban, Masyarakat Desak PT Ekasapta Paramita Energi Bertanggung Jawab
- Polsek GAS Turun ke Rambaian: Bhabin Cek dan Rawat Cabe Rawit Ketahanan Pangan
- Bupati Siak Minta Kafilah Tampilkan Performa Terbaik di MTQ Riau XLIV
- Aipda Andromik Ajari Warga Sungai Iliran Cara Panen Cabe Berkualitas
Gorontalo Jadi Kota dengan Inflasi Tertinggi Oktober 2023

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Gorontalo sebagai kota dengan inflasi tertinggi pada Oktober 2023, yakni 1 persen secara bulanan (month to month/mtm). Ilustrasi. (iStock/Yamtono_Sardi).
Bandung, VokalOnline.Com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Gorontalo sebagai kota dengan inflasi tertinggi pada Oktober 2023, yakni 1 persen secara bulanan (month to month/mtm).
"Inflasi tertinggi terjadi di Kota Gorontalo dengan komoditas penyumbang inflasi, di antaranya cabai rawit dengan andil 0,53 persen, beras 0,20 persen, rokok kretek filter 0,06 persen, tomat 0,05 persen, dan upah asisten rumah tangga dengan andil inflasi 0,04 persen," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Rabu (1/11).
Sementara itu, kota dengan deflasi terdalam adalah Tual. Kota di Maluku itu mencatatkan deflasi sebesar 1,08 persen.
Berdasarkan sebarannya, inflasi tertinggi di Sumatra dirasakan Palembang sebesar 0,53 persen dan deflasi di Tanjung Pandan 0,62 persen. Kemudian, inflasi paling parah di Jawa dialami Sumenep 0,63 persen dan terendah di Tasikmalaya 0,01 persen.
Sedangkan Palangkaraya menjadi kota dengan inflasi tertinggi di Kalimantan, yakni 0,63 persen secara bulanan. Di lain sisi, deflasi terdalam di provinsi ini dicatatkan Tarakan senilai 0,13 persen.
Kemudian, inflasi di Bali dan Nusa Tenggara paling tinggi menimpa Kupang sebesar 0,47 persen dan deflasi terdalam dialami Bima 0,11 persen. Sedangkan inflasi tertinggi di wilayah Maluku dan Papua dialami Sorong sebesar 0,74 persen dan deflasi terdalam terjadi di Tual 1,08 persen.
Terakhir, deflasi terdalam di Sulawesi dialami Kota Luwuk sebesar 0,58 persen. Ini terjadi saat Gorontalo menjadi kota dengan inflasi tertinggi hingga 1 persen.
BPS mencatat dari 90 kota indeks harga konsumen (IHK), 69 di antaranya mengalami inflasi secara mtm. Bahkan, inflasi di 42 kota IHK lebih tinggi ketimbang rekor nasional.
Pudji mengatakan inflasi tahunan (year on year/yoy) pada Oktober 2023 sebesar 2,56 persen. Sedangkan inflasi bulanan terealisasi 0,17 persen.
"Komoditas penyumbang inflasi terbesar secara bulanan adalah transportasi dengan inflasi 0,55 persen dan andil 0,07 persen. Di tingkat komoditas, penyumbang inflasi month to month terbesar adalah beras dengan andil inflasi 0,06 persen, bensin 0,04 persen, cabai rawit 0,03 persen, dan tarif angkutan udara 0,02 persen," tutupnya.(fit)**
Berita Terkait :
- Meranti Raih Peringkat Tiga LKPM dalam Riau Investment Award Tahun 20230
- Sore Tadi Korban Banjir Di Kelurahan Bagan Punak Dikunjungi Bupati Rohil0
- Saat Kunjungi Korban Banjir, Bupati Serahkan Bantuan Sembako Dan Ingatkan Warga Untuk Tetap Waspada.0
- Momen HUT Pemuda Pancasila Ke 64 dan Sumpah Pemuda 95,Pemuda Pancasila Bagikan Sembako Kepada Senior0
- Pemerintah Janji Bayar Utang Rp17 T ke Pupuk Indonesia0
_Black11.png)









