- Komitmen Perjuangkan Kepentingan Rakyat, Dodi Nefeldi Masuk Daftar Nominator JMSI Award
- Bhabinkamtibmas Dukung Program Ketahanan Pangan di Desa Lintas Utara
- Sambut Hari Bhayangkara, Polsek Keritang Gotong Royong di Rumah Allah
- Jalan Sungai Rawa Hancur, Warga Jadi Korban Truk ODOL PT Ekasapta Paramita Energi
- Bupati Bengkalis Menyambut 485 Mahasiswa Peserta Kukerta
- Lacak Kamtibmas Meriahkan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Libatkan 64 Tim Peserta
- Polres Inhil Ungkap Peredaran Sabu di Kempas
- Polres Inhil Gelar Ziarah Rombongan di TMP Yudha Bhakti Tembilahan Sambut Hari Bhayangkara ke-80
- Polda Riau Nilai Kampung Bebas Narkoba di Tembilahan dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80
- Bhayangkara ke-80, Polres Inhil Rayakan dengan Putaran Gasing dan Tawa Warga
Peluncuran Buku Karmila Sari Jadi Ruang Refleksi Politik Perempuan

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Anggota DPR RI Dapil Riau, Dr Hj Karmila Sari, SKom, MM, meluncurkan buku perdananya berjudul Perempuan di Pentas Politik, 'Jejak Pengabdi Merawat Amanah' di Balai Adat Lembaga Adat Melayu Riau, Jumat (8/5/2026).
Peluncuran buku ini menjadi ruang berbagi pengalaman sekaligus refleksi perjalanan Karmila dalam dunia politik, mulai dari tingkat daerah hingga nasional.
Ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH) Lembaga Adat Melayu Riau, Taufik Ikram Jamil, menilai kehadiran buku tersebut memberi warna tersendiri bagi dunia literatur di Riau, khususnya yang mengangkat kiprah perempuan dalam politik.
Ia menegaskan, lembaga adat memang tidak berpolitik praktis, namun tidak boleh buta terhadap dinamika politik karena kebijakan politik turut memengaruhi kehidupan masyarakat.
“LAM tidak berpolitik, tetapi tidak boleh buta politik. Kehadiran buku ini menjadi catatan penting tentang bagaimana politik dijalani dengan nilai pengabdian,” ujar Taufik.
Hal senada disampaikan Ketua Majelis Kerapatan Adat (MKA) Lembaga Adat Melayu Riau, Marjohan Yusuf, yang mengaku bangga atas lahirnya karya tersebut. Menurutnya, politik adalah ruang yang dinamis, penuh seni dalam membaca dan mengondisikan keadaan, serta sarat dengan persaingan gagasan maupun perebutan pengaruh untuk membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan publik.
Dalam kesempatan itu, Dr Karmila Sari yang juga Wakil Ketua umum PP KPPG menceritakan berbagai pengalaman yang ia jalani selama menjadi anggota DPRD hingga kini duduk di kursi DPR RI. Ia mengaku banyak belajar dari dialog langsung dengan masyarakat, menyerap aspirasi, lalu memperjuangkannya sesuai kewenangan yang dimiliki sebagai wakil rakyat.
“Saya mengalami banyak hal selama berada di dunia politik, mulai dari tingkat daerah hingga nasional. Yang paling penting adalah terus berdialog dengan masyarakat dan memperjuangkan kebutuhan daerah sesuai kewenangan yang ada,” kata Karmila.
Ia menuturkan, buku tersebut lahir dari keyakinannya bahwa perempuan memiliki kontribusi besar bagi pembangunan daerah. Pengalaman yang ditulisnya diharapkan bisa menjadi pelajaran, inspirasi, dan bekal bagi perempuan lain yang ingin terlibat aktif dalam ruang publik.
“Politik itu hmbagaimana kita menjalaninya. Saya berharap buku pertama ini bisa menggerakkan perempuan untuk berkarya, berkontribusi, dan meninggalkan ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang sebagai amal jariyah,” tutupnya.(**)
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
_Black11.png)









