- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
- Panaskan Mesin Partai, Ratusan Kader PAN Inhil Berkumpul, Satu Barisan untuk Kemajuan Daerah
- Kabar Baik Dunia Pendidikan, 95 Sekolah di Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026
- BRK Syariah Permudah Layanan Pensiun ASN di Meranti, Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
- Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
- Polres Meranti Bongkar Dua Kasus Peredaran Sabu dalam Sehari, Empat Diduga Pengedar Diamankan
- Kolaborasi Generasi Hijau, Polsek Enok dan Warga Jaga Pesisir Lewat Mangrove
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polsek Keritang Bersama Forkopimcam Tanam Mangrove di Kotabaru Rete
Gubri: Saya Ingin Mencetak 100 ribu Hafiz di Riau

BOGOR, VokalOnline.com - Di tengah kesibukan sebagai Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar menyempatkan diri berkunjung ke Institut Tazkia, kawasan Sentul, Bogor, Kamis (03/02/2022) pagi.
Rupanya, sudah lama pihak Tazkia mengharapkan kehadiran orang nomor satu di Negeri Lancang Kuning itu.
Apalagi, saat ini ada sekira 183 orang mahasiswa asal Riau yang sedang menuntut ilmu di Tazkia.
Mereka semua hanya fokus belajar, karena mendapat beasiswa full dari Pemprov Riau.
Selain dididik sebagai hafiz dan hafizah (penghafal Al-Quran), di institut pimpinan Dr Syafii Antonio itu mereka juga diasah sebagai interpreneur (pebisnis).
"Kami terima kasih atas kehadiran Pak Gubernur Riau. Sudah sejak tiga tahun lalu kita berharap beliau ke sini," ucap Rektor Tazkia Dr Murniati Mukhlisin saat menyampaikan sambutan.
Hal senada juga disampaikan Dr Syafii Antonio, yang mengharapkan generasi Riau ke depan menjadi lokomotif kemajuan ekonomi berbasis islami.
Di hadapan para mahasiswa yang didominasi mahasiswa Tazkia asal Riau, Gubri Syamsuar menegaskan pentingnya Al-Quran sebagai way of life (pedoman hidup).
"Orang kalau hafal Al-Quran, apapun disiplin ilmu yang didalami, pasti bisa. Mau kedokteran, bisnis, insya Allah bisa," ucap mantan Bupati Siak dua periode itu.
Makanya, Gubri bertekad mencetak 100 ribu penghafal Al-Quran di Riau. "Kami ada juga menyalurkan bankeu ke desa-desa di Riau. Bankeu itu antara lain untuk mendidik anak-anak Riau sebagai penghafal Al-Quran," ungkapnya.
Bahkan, saat ini Pemprov Riau sedang membangun Qur'an Center yang akan menjadi pusat pengembangan ilmu Al-Quran dan markas para penghafal Al-Quran.
"Di Riau saat ini juga menjamur ponpes-ponpes dan rumah-rumah tahfiz, sehingga kami yakin generasi muda Riau ke depan akan lebih berkah dan mendapat rahmat dari Allah SWT," harap Gubri.
Gubri juga menyinggung prestasi Riau dalam MTQ Nasional beberapa waktu lalu yang masuk 5 besar. "Ini prestasi yang belum pernah terjadi sebelumnya," katanya penuh rasa syukur.
Gubri pun tak lupa memotivasi para mahasiswa asal Riau agar giat belajar. Apalagi semua mendapat beasiswa. "Anak-anakku giatlah belajar agar kalian berprestasi dan bisa membangun Riau lebih maju lagi," harapnya lagi.
Berkunjung ke Asrama IPMR Bogor
Usai berkunjung ke Tazkia, Gubri menyempatkan diri bersilaturrahim ke asrama mahasiswa Riau di Bogor.
Di depan para mahasiswa asal Riau yang mayoritas kuliah di IPB itu, Gubri menyampaikan berbagai program yang dibuat Pemprov Riau untuk membantu anak-anak Riau.
Misalnya program beasiswa yang tahun 2022 ini mencapai Rp100 miliar. "Saya juga ingin mahasiswa asal Riau yang ada di Bogor ini punya prestasi. Jadi kebanggaan Riau," harapnya.
Gubri juga sempat memberikan bantuan keuangan dan satu unit tivi untuk menunjang fasilitas di asrama mahasiswa.**vol/yel
Berita Terkait :
- Pekanbaru Lakukan Persiapan Hadapi Badai Omicron0
- Imigran Afganistan Nekad Akhiri Hidup di Wisma Penampungan Pekanbaru0
- Kejati Riau: Kami Punya Wewenang0
- Jaksa Jebloskan Dekan Unri Cabul ke Penjara0
- Polda Riau Cari Waktu Tepat Limpahkan Dosen Unri Cabul ke Jaksa0
_Black11.png)









