- Berbeda Peran, Satu Tujuan: PDC Jalin Silaturahmi dengan Koneksi Riau
- Patra Niaga Sumbagut dan Polda Sumut Sinergi Percepat Normalisasi Distribusi BBM
- PLN Terus Memantau Kondisi Sistem Kelistrikan Sumatra
- Petani Hadang Alat Berat PT SBP, Konflik Agraria di Inhu Nyaris Makan Korban Lagi
- Pisah Sambut Kapolres Indragiri Hilir, Komitmen Perkuat Sinergi dan Pelayanan kepada Masyarakat
- Dua Kelompok Pendukung Anggota DPRD Riau Baku Hantam di Gedung DPRD, Lobi Sempat Mencekam
- Argentina Taklukkan Inggris 2-1, Melaju ke Final Piala Dunia 2026
- Kodam XIX Pastikan Kesiapan Pengamanan Kunjungan Kerja Wapres di Provinsi Riau
- Plt. Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
- KLH/BPLH Dorong Kolaborasi Berbagi Air untuk Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan Gambut di Riau
Harga Emas Antam 23 Maret, Turun ke Rp.929 Ribu

(lampost.co)
Vokalonline.com Dilansir Dari CNN Indonesia -- Harga emas PT Aneka Tambang (Persero) alias Antam berada di level Rp929 ribu per gram pada Selasa (23/3). Itu turun Rp2.000 dibanding Senin (22/3) yang masih Rp931 ribu per gram.
Sementara harga pembelian kembali (buyback) tetap di Rp808 ribu per gram atau stagnan dari kemarin. Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp514,5 ribu, 2 gram Rp1,79 juta, 3 gram Rp2,67 juta, 5 gram Rp4,42 juta, 10 gram Rp8,78 juta, 25 gram Rp21,83 juta, dan 50 gram Rp43,59 juta. Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp87,11 juta, 250 gram Rp217,51 juta, 500 gram Rp434,82 juta, dan 1 kilogram Rp869,6 juta.
Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX melemah 0,21 persen ke posisi US$1.736,8 per troy ons. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot melemah 0,32 persen ke US$1.733,43 per troy ons pada pagi ini.
Analis Asia Valbury Futures Lukman Leong mengatakan pergerakan harga emas kembali melemah pada hari ini karena sentimen global masih ada. Khususnya, dari pemberian stimulus fiskal AS yang memunculkan optimisme pemulihan ekonomi negeri Paman Sam bisa lebih cepat.
"Masih seputar ekspektasi terhadap pemulihan ekonomi, risk appetite, ekspektasi inflasi lebih tinggi, dan kenaikan yield obligasi juga," kata Lukman kepada CNNIndonesia.com, Selasa (23/3).
Kendati begitu, menurutnya, harga emas tidak turun tajam karena permintaan dari pasar masih ada terhadap emas fisik. Tapi, hal ini tak serta merta menyelamatkan harga emas.
"Demand belum bisa menutup kekhawatiran harga emas tetap turun," pungkasnya
(uli/agt)
Berita Terkait :
- PLN Perpanjang Diskon Tagihan Sampai Juni 20210
- Sentra Vaksinasi Bersama BUMN di Buka di Semarang0
- Minyak Menguat Pada Akhir Pekan Kemarin0
- Pertalite di Medan Hingga Sampit Turun Harga Premium0
- Harga Emas Antam 22 Maret, Lesu ke Rp.931 Ribu0
_Black11.png)









