- Tanaman Jagung di Dusun Pelangi Tumbuh Tak Merata, Polsek Keritang Siap Dampingi Petani
- Hendry Munief Dorong Penguatan Mindset Bisnis dalam Pelatihan Digital Marketing BMIWI Riau
- Syahrul Aidi Apresiasi Putusan MK Soal Kuota Internet, Tegaskan Hak Konsumen Harus Dilindungi
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- Peringati Hari Anak Nasional 2026
- PT BNS: Masa Depan Anak Bergantung Pada Bumi yang Kita Jaga Hari Ini
- Audiensi Bupati Asmar Berbuah Komitmen BNPP RI Kawal Pembangunan Kawasan Perbatasan Meranti
- Dua Terduga Pengedar Sabu Ditangkap di Banglas, Satresnarkoba Polres Meranti Amankan Barang Bukti
- Kolaborasi Dinkes dan PT RAPP Perkuat Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Riau
- PT RAPP Dukung Peningkatan Kompetensi Bidan untuk Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi di Riau
Ibu dan Anak Tewas Terbaka di Kabupaten Siak
Tiga Anak Selamat Butuh Pertolongan

Warga dan petugas mengevakuasi anak dan ibu yang meninggal dalam kebakaran di Kabupaten Siak. SYUKUR
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Ibu dan anak di Dusun Sekar Mayang, Kampung Pinang Sebatang, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, meninggal dunia dalam kebakaran pada Sabtu dini hari, 18 September 2021. Keduanya, Mistun (45) dan Amar (11) tak bisa menyelamatkan diri.
Keduanya ditemukan petugas di reruntuhan batu bata. Sementara tiga anak korban lainnya Jul Janurab (16), Nurwahiba Hidayah (14) dan Nasit (8) selamat dalam musibah kebakaran tersebut.
Kapolsek Tualang melalui Kanit Reskrim Inspektur Dua Alan Aris mengatakan, kebakaran ini dipicu oleh lampu teplok yang jatuh ke kasur. Saat kejadian, korban Mistun dan Amar tengah tidur di kasur tersebut.
Korban Mistun sempat terbangun melihat kobaran api. Mistun mengambil air untuk memadamkan api bersama anaknya Amar tapi tak berhasil menghentikan kobaran api.
"Keduanya berusaha mengeluarkan kasus dari kamar," kata Alan, Senin siang, 20 September 2021.
Saat mengeluarkan kasur itu, api menyambar gorden pintu dan tumpukan kain yang berada di luar kamar. Seketika api semakin membesar lalu menyambar gas dan 8 botol bensin di dapur.
"Api juga membakar 1 unit sepeda motor di ruang tengah," jelas Alan.
Tiga anak korban lainnya berlari keluar rumah meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga segera berdatangan memadamkan api dan terkendali pukul 04.00 WIB.
"Pemadaman juga dibantu satu unit mobil pemadam kebakaran," ucap Alan.
Usai pemadaman, petugas bersama warga sekitar menyisir rumah yang hampir rata dengan tanah. Di bawah reruntuhan batu bata, petugas menemukan korban Mistun dan Amar sudah tak bernyawa lagi.
Keduanya kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Perawang. Sementara tiga anak korban lainnya yang selamat dibawa ke rumah keluarga terdekat.
Terpisah, Penghulu Kampung Pinang Sebatang, Bambang Saputra mengucapkan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa warganya itu.
"Pemerintah kampung bersama pemerintah kecamatan dan kepolisian sedang mendirikan tenda darurat serta menggalang bantuan untuk para korban yang selamat," kata Bambang. (syu)
Berita Terkait :
- Jaksa Juga Usut Dugaan Korupsi Anggaran Covid-19 di Meranti0
- Ratusan Polisi Sasar Pengemudi tak Patuhi Prokes0
- Pungut Biaya Rapid Tes yang Seharusnya Gratis0
- Bank BJB Raih Pengelolaan LHKPN dan Finalis UPG Terbaik0
- BBKSDA Riau Obati Gajah Sakit dari Giam Siak Kecil0
_Black11.png)









