- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
- Kapolres Meranti Kenalkan Green Policing di SDN 02 Selatpanjang
Jembatan Merah Putih Presisi Diresmikan, Akses Siswa SDN 18 Semulut Kini Lebih Aman

Meranti, VokalOnline.Com - Kepolisian meresmikan Jembatan Merah Putih Presisi di SD Negeri 18 Semulut, Desa Banglas Barat, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (17/3/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari agenda serentak di Provinsi Riau melalui sambungan virtual.
Kegiatan tersebut mencakup peresmian 27 jembatan serta peletakan batu pertama pembangunan 83 jembatan baru di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Program ini diinisiasi sebagai upaya mempercepat pembangunan infrastruktur dasar, khususnya di wilayah dengan keterbatasan akses transportasi.
Acara di SDN 18 Semulut dimulai sekitar pukul 12.45 WIB dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, diantaranya Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H Asmar, Ketua DPRD H Khalid Ali, Kapolres AKBP Aldi Alfa Faroqi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) lainnya. Turut hadir pula tenaga pendidik, siswa, dan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya secara virtual, Kapolda Riau menyatakan program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang diteruskan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Polri, kata dia, didorong untuk terlibat dalam percepatan pembangunan infrastruktur, terutama di daerah terpencil.
Ia mengatakan, masih banyak wilayah di Riau yang memiliki akses jembatan tidak layak dan berisiko, terutama bagi pelajar yang harus melintasi jembatan kayu atau menyeberangi sungai untuk menuju sekolah.
"Pembangunan jembatan ini diharapkan meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat,” ujarnya.
Menurut dia, sebanyak 110 jembatan ditargetkan dibangun di seluruh Riau. Dari jumlah tersebut, 27 jembatan telah rampung dan diresmikan, sementara sisanya memasuki tahap pembangunan.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penandatanganan prasasti, dialog interaktif antara pejabat pusat dan daerah dengan masyarakat, serta simbolisasi dimulainya pembangunan tahap kedua. Dialog melibatkan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, serta Kapolri yang berinteraksi langsung dengan masyarakat penerima manfaat.
Pemerintah daerah Kepulauan Meranti menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Infrastruktur ini dinilai penting untuk mendukung akses pendidikan dan mobilitas warga, terutama di Dusun Semulut yang selama ini bergantung pada jalur terbatas menuju sekolah.(Bom)
Berita Terkait :
- Kampar Satu-satunya Kabupaten yang Menjadi Pilot Project TP2DD 0
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
_Black11.png)









