- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Kapolda Buka Pelatihan Bagi Personel yang Akan Pensiun

Kapolda Riau Irjen Agung usai membuka pelatihan bagi personel yang akan masuk masa pensiun. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi membuka pelatihan ketrampilan bagi Pegawai Nageri Pada Polri yang akan memasuki usia pensiun, bertempat di Aula Tribrata Mapolda Riau, Senin (4/10/2021).
Sebanyak 128 personel yang akan memasuki masa pensiun 3 tahun kedepan terdiri dari 21 orang Perwira menengah, 68 orang Perwaira pertama, 17 orang Bintara serta 22 orang ASN.
Pada acara yang juga dihadiri Pimpinan Bank BPTN, Kepala Cabang PT Asabri (Persero) Pekanbaru, Deputi Direkai Wilayah Sumbagteng BPJS sebagai pemberi materi pembekalan serta para pejabat utama Polda tersebut, Kapolda Riau memberikan reward berupa 1 unit rumah kepada Aipda Sri Sudana yang berdedikasi dalam tugas dan belum memiliki rumah menjelang masa pensiun.
Karo SDM Kombes Joko Setiono selaku Ketua Pelaksanan mengatakan pembekalan latihan dimaksudkan sebagai salah satu bentuk pelayanan kepada pegawai negeri pada Polri dengan menyiapkan para peserta secara mental, finansial dan motivasi pada masa purna bhakti (pensiun) mendatang.
“Kegiatan ini bertujuan agar para peserta calon purna bhakti pegawai negeri pada Polri lebih siap dalam menjalani masa purna bhakti (pensiun) serta dapat mengaplikasikan manfaat pelatihan dan keterampilan ini, dengan cara mengelola keuangan masa pensiun secara bijak dan dapat memulai usaha dengan anggaran yang dimilikinya,” urai Joko.
Sementara itu, Kapolda Riau dalam wejangannya menyampaikan harapannya agar anggotanya dapat mengakhiri tugas dengan tetap beraktifitas dan mendapatkan pekerjaan yang sesuai.
“Kita semua harus bisa memahami bahwa menjadi Polisi bukan jaminan kehidupan, sejatinya kehidupan ini terlihat dari kualitas hidup orangnya. Dari 128 personel yang melaksanakan purna ini saya sudah mengecek dan semuanya sudah mempunyai rumah,” papar Agung.
Agung berharap semua bisa menikmati hidup dengan nyaman dimasa pensiun dengan memilih aktifitas yang menguntungkan.
“Tidak ada anugrah Tuhan yang diberikan secara tiba tiba, anugrah diberikan setelah kita berjuang. Saya yakin kita semua sudah mempersiapkan masa pensiun dengan baik. Garis tangan kita sudah ditentukan oleh Yang Maha Kuasa,” sambungnya.
Agung secara khusus berpesan agar anggotanya tidak tertipu oleh investasi yang marak belakangan ini.
“Saya pesankan apabila memiliki usaha, pegang udaha tersebut dengan tangan sendiri agar kita tau efesiensinya, belajarlah dari kehidupan kita masing masing, jadilah diri sendiri agar hidup lebih bermakna,” tutupnya. (rls)
Berita Terkait :
- Personel Brimob Menangis Dapat Rumah dari Kapolda Riau0
- Anggota Satpol PP Pekanbaru Bonyok Dihajar di Kamar Hotel0
- Polres Kampar Cari Dalang Pencurian Sawit Kopsa-M0
- Polisi Tangkap 11 Pencuri Kabel di Pekanbaru0
- Polisi Tangkap Penjual Empat Paruh Burung Rangkong0
_Black11.png)









