- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Kronologi Penikaman Oleh Pekerja Toserba Di Pekanbaru

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Lima karyawan dari Toko Serba Ada (Toserba) Era 58 di Jalan Dharma Bakti, Kecamatan Payung Sekaki menjadi korban penusukan oleh rekannya sendiri, Minggu, (24/7) dini hari.
Pelaku ES (18) nekat menusuk lima rekan kerjanya, Lia Pasaribu (20), Julieta Sulastri(21), Ismawati Nasution(26), Selvia Susanti (23) dan Lamtiur (20) dengan sebilah pisau. Akibatnya empat orang mengalami luka tusukan sedangkan Lamtiur meninggal dunia.
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Kompol Andrie Setiawan saat dihubungi, Rabu, mengatakan saat kejadian pelaku dan korban sama-sama berada di lantai dua toko sambil tiduran.
"Saat korban Julieta terbangun, ia melihat pelaku tengah menikam leher dan dada Lamtiur dengan sebilah pisau," ujar Kompol Andrie.
Melihat kejadian ini, spontan Julieta berteriak dan membangunkan rekan-rekannya yang lain. Pelaku mencoba menghadang korban lain dan mengeluarkan sebilah pisau.
"Tiga pekerja sempat melarikan diri ke lantai satu, sedangkan dua pekerja lainnya nekat loncat dari jendela," lanjutnya.
Warga yang terkejut mendengar keributan di Toserba Era 58, melihat dua perempuan yang nekat melompat dari lantai dua toko dan membantu kedua karyawan tersebut.
"Selanjutnya, pelaku akhirnya diamankan oleh warga dan diserahkan ke Polsek Payung Sekaki," ucap Andrie.
Andrie menyebutkan hingga kini motif pelaku masih belum dapat dipastikan, dikarenakan ES selalu memberikan keterangan yang berbelit-belit.
Adapun identitas korban yakni Lia Pasaribu mengalami luka di bagian Perut dan dada kiri dirawat RSUD Arifin Achmad. Julieta Sulastri Tobing mengalami luka tusuk di bagian bahu sebelah kanan dirawat RS Prima.
Kemudian Ismawati Nasution mengalami luka tusuk di bagian punggung dan dada sebelah kiri dirawat RS Prima. Selvia Susanti mengalami luka gores di bagian kening dan dirawat di RS Prima. Sedangkan Lamtiur Sihotang, mengalami Luka tusuk di bagian leher, dada dan bahu kanan yang mengakibatkan meninggal dunia. Jenazah pun langsung dibawa Ke RS Bhayangkara. **Fira
Berita Terkait :
- Kemenkumham Umumkan Seleksi Terbuka Jabatan Dirjen Imigrasi0
- KPK Beberkan Peran Media Dalam Pencegahan Korupsi Di Forum APEC0
- Mantan Bupati Kuansing Divonis 5 Tahun 7 Bulan Penjara Atas Kasus Suap0
- Bea Cukai Menggagalkan Penyelundupan 800 Kg Sabu-Sabu Sepanjang 20220
- Polres Kuansing Limpahkan Tersangka beserta Barang Bukti Korupsi ke Kejaksaan Negeri Kuansing0
_Black11.png)









