- Jumat Keliling serentak Polres Meranti dan Jajaran Sambangi 30 Masjid, Sasar 2.400 Jemaah
- Polsek Tebing Tinggi Bekuk Terduga Pencuri Ruko Peralatan Bangunan
- Komisi VII DPR Soroti Tata Kelola KUR, Hendry Munief Dorong Pembiayaan Tepat Sasaran
- Karmila Sari Dorong Mahasiswa Manfaatkan AI Tanpa Kehilangan Daya Kritis
- 335 Pejuang Ilmu: FEB UNISI Tembilahan Kukuhkan Lulusan Ke-XX dengan Bangga
- Jaringan Aktivis Jaga Aset Negara dari Oligarki
- Pelantikan JMSI Dumai Periode 2026-2031, Syafriadi Dorong Peningkatan Kompetensi Wartawan
- Pilkades Di Gelar Pekan Depan Bupati Asmar Ajak Desa Melaksanakan Dengan Baik
- Bupati Asmar Pimpin Rakor Persiapan dan Tahapan Pilkades Serentak
- Cegah Karhutla, Polsek Rangsang Barat Sasar Jemaah Maulid Nabi Di Desa Lemang
Kunjungi Tanah Abang, Zulhas Beri Uang ke Pedagang

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berkunjung ke Pasar Tanah Abang meninjau langsung pedagang UMKM sekaligus berbelanja di pasar tersebut.
Jakarta, VokalOnline.Com - Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) berkunjung ke Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat untuk meninjau langsung pedagang UMKM sekaligus berbelanja di pasar tersebut.
Pantauan CNNIndonesia.com, Zulhas mengunjungi sejumlah pedagang untuk berbincang mengenai penjualan. Namun usai berbincang ia membagikan uang ke pedagang dengan dalih membeli barang.
Zulhas mendatangi salah satu toko Fakhri Baju Batik yang menjual sejumlah baju batik asal Solo, Jawa Tengah. Ia kemudian memborong satu kodi baju untuk dibagikan kepada awak media dan para pengunjung.
"Berapa ini?" Tanya Zulhas, Kamis (28/9).
"Ini Rp50 ribuan pak," jawab pedagang.
"Rp50 ribu ya kan? Ada 10 biji enggak? Saya beli 10 biji buat teman-teman wartawan, 10 biji nanti buat bapak-bapak lewat dikasih," kata Zulhas.
Selain itu ia bergeser ke pedagang lain. Zulhas kemudian menghampiri salah satu pedagang baju, dan meminta baju warna biru untuk diberikan kepada pengunjung.
"Saya minta warna biru ya Rp800 ribu ya. Nanti kasih ibu-ibu aja ya," kata Zulhas
Saat dikonfirmasi terpisah, Zulhas mengaku sudah menjadi kebiasaan dia ke pasar untuk berbelanja, bukan untuk bagi-bagi uang.
"Ya saya kalau ke pasar belanja. Bayangin tuh tokonya kamu udah keinjek injek ada yang tasnya kegencet," kata dia saat ditanya alasan bagi-bagi uang ke pedagang.
"Jadi kita datang belanja. Saya juga kalau ke pasar beli. Beli sayurannya, beli ikannya, paling tidak yang kita lewat tadi terganggu itu dia tidak rugi paling tidak," sambungnya.(fit)**
Berita Terkait :
- Inhil Anak Tirikan Petugas Linmas Desa, Dagaji Rp600 Ribu dan Tidak Pernah Dapat BPJS0
- Kemenkeu Janji Tak Pungut Cukai Minuman Berpemanis ke Pedagang Jalanan0
- Apa itu Bursa Karbon yang Baru Diluncurkan Jokowi Hari Ini?0
- JMSI Inhu Apresiasi MoU Dengan APKASINDO, Pabrik Sawit Perlu Dukungan Petani0
- Gerakan Atasi Stunting, Ini yang Dilakukan Sobat Kamis Barokah Polsek Merbau0
_Black11.png)









