- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
- Hendry Munief Minta Pengusaha Perhatikan Buffer Zone Kawasan Industri demi Keseimbangan Semua Aspek
- Bukan Sekadar KKN, Mahasiswa FISIP Unri Resmikan Papan Edukasi Sampah di Sumahilang
- Bhabinkamtibmas Polsek Pelangiran Optimalkan Ketersediaan Daging Melalui Pengembangbiakan Ayam Kampu
- Heboh, Pengakuan Mantan Lurah, Forum Tiga Desa Digaji PT SBP Rampas Kebun Petani dan Bela Perusahaan
- Siswa MAN 1 Pekanbaru Lulus Beasiswa Indonesia Bangkit, Kuliah di National University of Singapore
- Hendry Munief Kunjungi Ponpes Hidayatullah Pekanbaru, Dorong Santri Jadi Entrepreneur
- Menanam Harapan Seusai Hujan, Ikhtiar Kecil Menjaga Bumi dari KUA Kecamatan Salo
Menara PT Telekomunikasi Belum Bayar Pajak ke Pemda, Dua Disegel

Menara Telekomunikasi Yang Belum Bayar Pajak ke Pemda, Disegel Oleh Dinas Komimfo Kampar Ade Saputra dan Bersama Tim Penegak Perda Kampar Sawir.
TAMBANG,VokalOnline.Com-Semenjak Tahun 2018 PT Sampoerna Telekomunikasi Indonesia site Sungai Pinang Tambang dan site Sungai Abang Salo belum bayar pajak atau menunggak retribusi kepada Pemda Kampar.
Tim penegak Perda Pemerintah Kabupaten Kampar melalui Satuan Polisi Pamong Praja bersama dengan Diskominfo dan Persandian melakukan penyegelan Menara Telekomunikasi di Desa Sungai Pinang Kecamatan Tambang dan Salo,Jumat (1/7/ 2022).
"Adapun penyegelan dilakukan kepada Perusahaan Menara Telekomunikasi yang melanggar Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2017.
Dengan Pasal 20 poin H yang berbunyi “ setiap penyedia Menara berkewajiban membayar pajak dan/atau retribusi sesuai peraturan perundang undangan ke pemda setempat.
Dalam rangka menegakkan Perda tersebut Pemerintah Kabupaten Kampar menurunkan Tim yang dipimpin oleh Kepala Bidang penegakan Perda Syawir SP, M.Si beserta Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) didampingi Sekretaris Diskominfo dan Persandian Ade Syaputra,SE, M.Si dan staf,"Ujar Sawir.
Syawir menyampaikan sasaran penertiban kali ini pada PT. Sampoerna Telekomunikasi Indonesia site Sungai Pinang Tambang dan site Sungai Abang Salo yang menunggak retribusi dari tahun 2018 yang lalu.
“Ada beberapa lokasi yang disurati Diskominfo dan Persandian kepada kami untuk dilakukan penertiban” syawir menambahkan.Papar Sawir.
Sekretaris Diskominfo Ade Syaputra menghimbau dan berharap kepada penyedia Jasa Telekomunikasi, Agar segera melunasi tunggakkan retribusi menara kepada Pemkab Kampar.
Menjelang pelunasan pembayaran restribusi pajak belum dilunasi,Terpaksa menara kami segel dulu demi penertipan.
Selain dari itu masih ada sekitar 69 Perusahaan Jasa Telekomunikasi yang belum menyelesaikan tunggakan retribusi ditahun 2021.Tutup Ade.***Vol3.
Berita Terkait :
- Mesin ADM Akan Difungsikan Oleh Kantor Disdukcapil Kampar 0
- Dinsos Kampar Evakuasi ODGJ ke RSJ Tampan 0
- Harga Sawit Melorot, Kamsol Sekjen AKapsi RI Angkat Bicara 0
- Disdukcapil Kampar Sosialisasi Desa Sadar Adminduk & Layanan Jemput Bola Di Masyarakat Gunung Sahila0
- Jual Shabu, Ayah Ditangkap, Anak Masih Dalam Pengejaran 0
_Black11.png)









