- Pramuka Bengkalis Masa Bakti 2025–2030 Resmi dikukuhkan Bupati Bengkalis
- Bupati Bengkalis Menyambut Audiensi PGRI Kabupaten Bengkalis
- Bupati Bengkalis Menghadiri Pelantikan PC PMII Kabupaten Bengkalis
- Bhabinkamtibmas Turun ke Lahan, Pantau Jagung Pipil di Desa Aur Cina
- Disinyalir Rit dan AR Bebas Menggarap Hutan di Sungai Sembilan Tanpa Izin
- Petani Diusir dan Diancam Parang, Kasus Pengrusakan Kebun di Sungai Raya Dilaporkan ke Polisi
- Jaga Ketahanan Pagan Nasional Polsek Merbau Sembang Pertenak Sapi
- PWMOI Riau Hadiri Pelantikan DPW PWMOI Kepri, Besarkan PWMOI Di Pulau Sumatera
- Peringati HUT ke-15, GRIB Jaya Meranti Gelar Reboisasi Mangrove dan Bansos untuk Warga Pesisir
- Wabup Muzamil Instruksikan OPD Segera Tindak Lanjuti Catatan Strategis DPRD
Pemkab Meranti Gencarkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Cegah Penyakit Tidak Menular

Meranti, VokalOnline.Com - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berkomitmen membangun masyarakat yang sehat dan produktif. Melalui kegiatan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dan Senam Sehat, Pemkab Meranti menggencarkan upaya pencegahan penyakit tidak menular (PTM). Program yang dikemas dalam Gerakan Pengendalian Penyakit Prioritas ini dibuka oleh Bupati H. Asmar di Selatpanjang, Kamis (9/10/2025).
Selain itu, Dalam sambutannya, Bupati menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin agar masyarakat dapat mengetahui kondisi tubuhnya lebih awal sebelum penyakit berkembang.
"Langkah ini adalah bagian dari komitmen kita untuk mewujudkan masyarakat Meranti yang sehat dan kuat,” ujar Bupati Asmar.
Kegiatan PKG merupakan implementasi program strategis nasional Quick Win yang bertujuan mengidentifikasi faktor risiko, mendeteksi dini penyakit, serta menekan angka kesakitan akibat penyakit tidak menular. Pemeriksaan dilakukan di berbagai Puskesmas dan fasilitas kesehatan tingkat pertama, bekerja sama dengan BPJS serta Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas).
Hingga 18 September 2025, capaian PKG di Kabupaten Kepulauan Meranti mencapai 26.449 jiwa atau 12,3 persen dari total sasaran 215.586 jiwa. Capaian ini menempatkan Meranti sebagai salah satu dari tiga kabupaten/kota dengan hasil terbaik di Provinsi Riau.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti, kasus hipertensi meningkat dari 33.725 kasus pada 2023 menjadi 35.357 kasus pada 2024, sementara diabetes melitus naik dari 1.965 menjadi 2.413 kasus.
Kondisi ini menunjukkan bahwa ancaman penyakit tidak menular tidak bisa diabaikan. Selain membebani sektor kesehatan, PTM juga berdampak pada produktivitas masyarakat dan daya saing daerah.
Program PKG di Meranti juga merupakan tindak lanjut dari surat edaran Gubernur Riau mengenai percepatan pelaksanaan PKG periode Februari hingga Agustus 2025. Melalui program ini, pemerintah berharap kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin semakin meningkat.
“Dengan deteksi dini, kita bisa mencegah lebih banyak penyakit. Kalau masyarakat sehat, Meranti pasti kuat,” tutup Bupati Asmar.(Bom).
Berita Terkait :
- Begini Cara Teller HN Jebol Rekening Nasabah Sampai Rp1,3 Miliar0
- Musrenbang RKPD Kampar 2021 Berjalan Sukses0
- Teller Bank Ini Bobol Rekening Tiga Nasabah Rp1,3 Miliar0
- Saksi Sebut PT Wijaya Karya Sudah Disetting Untuk Menang0
- Komunitas Paslaku Kenalkan Potensi Wisata Riau0
_Black11.png)









