- Bola Panas Dugaan Gratifikasi 3 Kades dan 1 Lurah, Kejari Inhu: Laporan Akan Ditindaklanjuti
- Spanduk Kritik Jalan Rusak Bermunculan, Warga Siak Tagih Janji Perbaikan Infrastruktur
- Kapolres dan Ketua Bhayangkari Kepulauan Meranti Ajak Siswa TK Menjadi Sahabat Lingkungan
- Bupati Asmar Perkuat Sinergi dengan Danposal Selatpanjang, Bahas Stabilitas Wilayah dan Pembangunan
- Kejurprov Karate FORKI Riau 2026 Siap Digelar, Ribuan Atlet Ditargetkan Berlaga
- Karmila Sari Dukung Konsorsium Perguruan Tinggi untuk Percepat Pembangunan Daerah
- Indonesia dan Masa Depan Keamanan Kolektif Dunia Islam
- Dugaan Gratifikasi Guncang Inhu, Tiga Kades dan Satu Lurah Dilaporkan Terkait Konflik PT SBP
- BRK Syariah dan Pemkab Inhil Gelar Ramah Tamah ASN Pensiun dan Purnabakti
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perkuat Semangat Gotong Royong Lewat Karya Bakti Massal di Pekanbaru
Pengakuan Dukun Pengganda Uang Slamet Membunuh Sejak 2020

Mbah Slamet, dukun pengganda uang yang telah membunuh belasan orang korban penipuannya.
Jakarta, VokalOnline.Com -- Dukun pengganda uang di Banjarnegara, Jawa Tengah, Mbah Slamet mengakui aksi pembunuhan yang dia lakukan dimulai sejak 2020.Keterangan tersebut diketahui setelah pihak kepolisian melakukan pemeriksaan terhadap pelaku."Jadi hasil tadi malam kita periksa, tersangka mengaku membunuh korbannya sejak tahun 2020," jelas Kapolres Banjarnegara AKBP Hendriyanto kepada CNNIndonesia.com, Selasa (4/4).Akan tetapi, dia mengaku tidak ingat siapa saja yang telah direnggut nyawanya lantaran kebanyakan korban yang dibunuh berasal dari luar Banjarnegara."Tapi dia lupa nama-nama identitasnya karena kebanyakan warga luar Banjarnegara katanya. Makanya di sini kami juga ada kendala melakukan identifikasi korban", kata Hendri.Dalam melakukan aksinya, Slamet dibantu oleh satu orang lainnya yang juga telah berstatus tersangka dengan inisial BS. Dia berperan sebagai orang perantara alias marketing yang bertugas untuk menawarkan jasa penggandaan uang melalui media sosial seperti Facebook."Barusan kita tangkap satu tersangka BS. Perannya sebagai marketing atau perantara. Kerjanya dia nawarkan jasa lewat sosmed, ada Facebook dan lainnya. Jadi ada korban yang tahu soal Mbah Slamet dari BS ini," kata Hendri.Pihak kepolisian menyebut bahwa hingga saat ini total korban berjumlah 12 orang.Polres Banjarnegara berhasil mengungkap aksi keji yang dilakukan Mbah Slamet setelah melakukan penyelidikan atas hilangnya salah satu korban asal Sukabumi berinisial PO (53) yang diketahui direnggut nyawanya oleh Mbah Slamet sekitar tanggal 24 Maret 2023. **Syafira
Berita Terkait :
- AKBP Dody dan Linda Baca Pleidoi Kasus Narkoba Teddy Minahasa Hari Ini0
- Kuasa Hukum Sebut AG dan Mario Tak Lagi Berpacaran Sejak Lama0
- Gus Yahya Dukung Pemerintah Tegur Pemudik Motor Bonceng Tiga0
- Mbah Slamet Tawarkan Minuman Beracun sebagai Syarat Penggandaan Uang0
- Sidang Tuntutan AG di Kasus Penganiayaan David Digelar Tertutup0
_Black11.png)









