- 6 Malam Tidur di Lokasi Karhutla, Kapolres Meranti AKBP Gede Adi Padamkan Api Hingga Dini Hari
- PETI Kembali Marak di Sungai Bawang F5, Warga Desak Aparat Bertindak Tegas
- Dukung Asta Cita Presiden, Panen Raya Jagung di Sikakak Hasilkan 1 Ton
- Hendry Munief Dorong Hilirisasi Industri Kopi Nasional, Liberika Meranti Jadi Sorotan
- Karmila Sari Dorong Percepatan Revitalisasi Sekolah di Riau
- Pemkab Meranti Dorong Produk Unggulan UMKM Masuk Pemetaan KPJU Riau 2026
- Pelindo Investasi Tingkatkan Akses Terminal Tanjung Harapan, Jalan 169,5 Meter Ditambah Elevasinya
- 36 Mahasiswa ITS Meranti Diwisuda, Pemda Ajak Ikut Membangun Daerah
- Tim SAR Gabungan Temukan Korban Tabrakan Dua Speedboat di Perairan Sialang Pasung
- Konferensi Pers di Tengah Karhutla 85 Hektare, Polres Meranti Tetapkan Satu Tersangka
Pengurus IKA FKIP dan BEM Unri Dilantik

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Minggu 1 Maret 2026 lalu, IKA FKIP priode 2026-2030 dan BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) priode 2026, Universitas Riau dikukuhkan di Hotel Grand Central Pekanbaru.
Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Unri, diketuai Dr. H. Suhardiman Amby, Ak, MM, dilantik oleh Ketua IKA Unri, H. Wan Muhammad Hasyim, Ak, SE. Sedangkan BEM Unri dilantik oleh Presiden BEM, Muhammad Azhari.
Pelantikan berlangsung meriah meski di tengah bulan Ramadhan. Dihadiri oleh sekitar 400 pengurus, tamu undangan, pejabat pemerintah Provinsi Riau dan puluhan Warga Masyarakat Kuantan Singingi (Kuansing). Hari itu, diadakan pula acara Audensi antara masyarakat dan Alumni FKIP serta mahasiswa. Usai pelantikan, diadakan buka bersama.
Pelantikan dihadiri Gubernur Riau diwakili Kadis Pendidikan, H. Erisman Yahya, MH, Rektor Unri diwakili Wakil Rektor III Prof. Dr. Hermandra, MA, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Prof. Dr. Jimmi Copriady, M.Si, Ketua IKA Unri H. Wan Muhammad Hasyim, Ak, SE, Ketua Harian LAMR Drs. H. Taufik Ikram Jamil, MI.Kom dan undangan lainnya.
Gubernur Riau mengaku bahagia atas pelantikan ini, dan berharap IKA FKIP bisa menjunjung tinggi keilmuan karena sebagian besar alumni FKIP adalah guru. Dia juga memberi aspirasi, pelantikan BEM dan IKA FKIP Unri bisa dilaksanakan bersamaan. "Pelantikan seperti ini jarang terjadi, tapi di bulan baik ini, semua bisa dilakukan bersamaan. Ini luar biasa," kata Erisman Yahya.
Dia juga menyampaikan, IKA FKIP harus menjadi contoh bagi alumni lainnya. Dia juga berpesan, agar kampus menjadi sarana untuk pendidikan moral yang baik. Jangan malah kampus jadi ajang perbuatan yang tidak layak, seperti yang terjadi belum lama ini di sebuah kampus di Riau. "Ada mahasiswa yang mengapak muka mahasiswi. Ini perbuatan tidak terpuji," tegas Gubri mengingatkan.
Mewakili Rektor, Prof Hermandra mengatakan, dia bersyukur atas pelantikan IKA FKIP ini. Ikatan keluarga alumni ini harus kompak dan mampu menjadi pemersatu. Alumni yang paling banyak dan terbesar di Universitas Riau adalah IKA FKIP. "Jadi harus jadi yang terbaik pula," jelasnya.
Sementara Ketua IKA Unri, Wan Muhammad Hasyim, meminta pula agar IKA FKIP tidak saja menjadi panutan, tapi bisa membantu mengembangkan kegiatan bermanfaat, baik bagi sesama alumni, masyarakat dan mahasiswa yang akan datang. Karena itu dia mendukung pelantikan BEM Unri diadakan bersamaan dengan pengukuhan IKA FKIP.
Dr. Suhardiman Amby yang tampil terakhir, atas nama Ketua IKA FKIP dan Bupati Kuansing menyebut, mohon diingatkan jika ada yang salah memimpin organisasi alumni ini. Dia berjanji akan membuat organisasi keluarga ini lebih baik dari sebelumnya.
Selain itu, Suhardiman juga menjelaskan kondisi terkini Kuantan Singingi yang dipimpinnya. Mulai dari sisi ekonomi, pendidikan, luas wilayah, sumber daya alam dan lainnya, sehingga Kuansing menjadi salah satu Kabupaten yang bisa disebut berprestasi di Provinsi Riau. (**)
Berita Terkait :
- Bupati Rohul Tinjau Pos Pengamanan PSU0
- Bawaslu Sambut Ide KPU Kampar Jemput Bola ke Desa0
- Rekening Nasabah Beberapa Kali Dibobol, Sistem Keamanan Bank Riau Lemah?0
- Bank Riau Kepri Ganti Uang Rp1,3 Miliar Nasabah yang Dibobol, Uang dari Mana?0
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
_Black11.png)









