- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polres Inhil Bersama Forkopimda Tanam Bibit Mangrove
- Kodam XIX Tuanku Tambusai Perketat Kesiapan Latihan Operasi dan Satgas Pamtas RI–PNG
- RAPP Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Meranti, Dukung Gerakan Nasional Hari Mangrove Sedunia 2026
- Panaskan Mesin Partai, Ratusan Kader PAN Inhil Berkumpul, Satu Barisan untuk Kemajuan Daerah
- Kabar Baik Dunia Pendidikan, 95 Sekolah di Meranti Lolos Program Revitalisasi 2026
- BRK Syariah Permudah Layanan Pensiun ASN di Meranti, Ingatkan Bahaya Penipuan Digital
- Kapolres Kepulauan Meranti Tegaskan Pelestarian Lingkungan Tanggung Jawab Bersama
- Polres Meranti Bongkar Dua Kasus Peredaran Sabu dalam Sehari, Empat Diduga Pengedar Diamankan
- Kolaborasi Generasi Hijau, Polsek Enok dan Warga Jaga Pesisir Lewat Mangrove
- Peringati Hari Mangrove Sedunia, Polsek Keritang Bersama Forkopimcam Tanam Mangrove di Kotabaru Rete
PLT BPBD Kampar Terus Lakukan Koordinasi Dengan BMKG, BPBD Sumbar dan BPBD Propinsi Riau
Terakait Gempa Pasaman Barat Dirasakan sampai ke Kampar,

Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Yuricho Efril, S.STP
Bangkinang Kota ,Vokalonline.Com - Dampak dari Gempa dengan kekuatan Mag: 6.2, Jumat (25/2/2022) pada pukul 08:39:29 WIB, dengan lokasi 0.15 LU,99.98 BT (17 km Timur Laut Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat.
Plt. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kampar Yuricho Efril, S.STP,Jum’at (25/2022) terus melakukan komunikasi dan Koordinasi dengan pihak terkait (BMKG, BPBD Sumbar ,BPBD Propinsi Riau ,PLTA Koto Panjang dan BVMKG terkait dengan kejadian gempa dan akibat yang ditimbulkan" Kata Yuricho Efril.
Dampak yang dapat di timbulkan oleh Gempa Pasaman Barat Provinsi Sumatera Barat.Juga dirasakan oleh Masyarakat Kabupaten Kampar,Provinsi Riau Umumnya.
Dikatakan Yuricho Efril Jika terjadi sesuatu dapat menghubungi Call Center BPBD Kampar pada nomor 081266441109 di Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kampar, dan ia menghimbau untuk selalu waspada dengan kondisi alam maupun dengan kondisi lingkungan" Tutup Yuricho.
Sementara itu,Plt manager PLTA Koto Panjang Cecep Sofhan Munawar Sampai saat ini kita masih terus memonitoring dan sampai saat ini Belum ada kerusakan yang di timbulkan" Kata Cecep Sofhan Munawar. (Hasbi)
Berita Terkait :
- Ada Gadis Asal Inhu Riau Terjebak di Perang Rusia Vs Ukraina0
- Beredar Proposal LAMR dengan Rekening Pribadi0
- Wakil Bupati Bengkalis Dampingi Kemenko Polhukam Ke Navigasi Kelas 1 Dumai Desa Muntai0
- Satu Lagi Tersangka Korupsi RSUD Bangkinang Dipenjara, Surya Darmawan Kapan?0
- Azlaini Agus Polisikan Menag Yaqut Terkait Gonggongan Anjing0
_Black11.png)









