- Diskusi dengan Wartawan, Syahrul Aidi Dorong Solusi Krisis Media Massa
- Gaungkan Semangat Hari Bumi, PEP Lirik Ajak Masyarakat Ubah Sampah Jadi Bernilai
- Pemkab Kuansing dan RAPP Perkuat Sinergi Percepatan Penurunan Stunting
- 21 Perkara Inkracht Dimusnakan Barang Bukti di Kejari Meranti
- 110 Jemaah Calon Haji Meranti Akan Berangkatkan Senin di Embarkasi Batam
- Rianto SH, MH Disorot, 70-an Peserta Ramaikan Seleksi KI Sumut 2026
- FORKI Riau Fokus TC Penuh Jelang Kejurnas Bandung, Perangkingan Atlet Digelar 26 April
- Temui Menteri ATR/BPN dan Dirjen Migas, Bupati Afni Perjuangkan Hak Rakyat Kandis dan Minas
- Pengedar Ganja di Banglas Dibekuk Berkat Layanan 110, Polisi Amankan BB dan Tes Urine Positif
- Stok BBM Kepulauan Meranti Aman, Warga Diimbau Beli di SPBU Sesuai Ketentuan UUD 1945
Politisi PKS Riau Ini Ingatkan Pemerintah Soal Kejelasan Lahan yang Masuk Konsesi Blok Rokan

Pekanbaru, VokalOnline.Com - Status lahan di Riau sekarang ini masih menjadi sumber kegelisahan masyarakat, dan sudah seharusnya pemerintah segera menuntaskannya. Begitu juga dengan persoalan tata ruang yang menjadi kendala, terutama di Kota Dumai.
Ini ditegaskan Sekretaris Komisi I DPRD Riau, Abdul Kasim kepada media, Senin (8/8/2022), di Gedung DPRD Riau, Kota Pekanbaru.
Politisi PKS Riau ini memberikan contoh, ada lahan yang berada di 100 meter pada bagian kiri dan kanan jalan lintas Rumbai - Dumai, yang mana lahan tersebut sudah menjadi milik masyarakat, dibuktikan dengan kepemilikan Sertifikat Hak Milik (SHM).
"Saya masih menerima keluhan dari masyarakat yang tidak bisa memanfaatkan SHM tersebut, untuk membesarkan usahanya melalui pinjaman bank. Ini sudah disampaikan sebenarnya oleh Pak Gubernur, tapi sampai sekarang kita masih menunggu tindaklanjutnya," ujar putra daerah Kota Dumai ini.
Dia mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau untuk menyelesaikan persoalan tata ruang yang menjadi kendala, terutama di Kota Dumai.
"Pada usia Provinsi Riau yang memasuki angka 65 tahun, selain persoalan lahan di jalan lintas itu, kendala pembangunan terjadi di Kota Dumai karena status lahan. Banyak gedung milik pemerintahan yang masuk dalam lahan konsesi Blok Rokan,"jelasnya.
Selain itu, ada juga sarana pendidikan ada yang masuk konsesi yang bisa menghambat progres pembangunan.
"Kita punya anak muda asal Riau, Raja Juli Antoni, Wakil Menteri ATR. Harusnya komunikasi bisa menjadi lebih mudah. Intinya ada koordinasi berkelanjutan antara Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat menyelesaikan persoalan itu," ujar dia
Dia berharap, pemerintah pusat hendaknya bisa menyelesaikan kepentingan masyarakat Riau ini yang tergabung dalam NKRI.
"Kita harus terus menyuarakan soal kejelasan status lahan ini, karena dampak yang ditimbulkan dari ketidakjelasan status lahan ini cukup rumit," pungkasnya.***
Berita Terkait :
- Biaya Pemulihan 3,1 Juta Ton TTM di Blok Rokan, Sugianto Bilang Ada Kesalahan Perhitungan Cost Recov0
- Ajak Bersama Meriahkan HUT Riau ke 65, Gubri Syamsuar Menjemput Gubri Terdahulu 0
- Pelantikan dan Pengukuhan DPC PKDP Pekanbaru Periode 2022-20270
- Tindaklanjuti Pertemuan Dengan Wamen Tenaga Kerja RI, SPRMII Langsung Bergerak Lakukan Pendataan Di 0
- Danramil 02 Herdianto Menghadiri Panen Raya Melon dan Labu di Desa Jalur Patah0
_Black11.png)









