- KNARA Gelar Rapat Akbar di Inhu, Konflik HTI dan HGU Jadi Perhatian
- Bupati Asmar Minta JCH Meranti Doakan Kebaikan untuk Daerah
- Kejari Meranti Kembali Galakkan Jaksa Masuk Sekolah Ajak Siswa Sadar Dengan Hukum
- Saat Wisuda Sekolah Wirausaha Aisyiyah Riau, Hendry Munief Sebut Perempuan Berpotensi Gerakkan UMKM
- Dumai Expo 2026: Promosi Daerah Bangkitkan Ekonomi dan Pariwisata
- Walikota Pimpin Upacara HUT Kota Dumai ke-27, Soroti Program Unggulan
- Pesan Menteri Nusron untuk Jajaran di Riau: Pemimpin Harus Memudahkan Pelayanan bagi Masyarakat
- Ketika Seragam Polri Basah Keringat Demi Rakyat, Sejumlah Jembatan Inhil Rampung Tanpa Kendala
- Bupati Asmar Lepas Calon Haji Meranti, Ingatkan Fokus Ibadah di Tanah Suci
- Polsek Tebing Tinggi Beraksi Berhasil Sikat Pengedar Sabu 18,87 Gram
Polres Kampar Hingga Kini Belum Tangkap Pelaku
Mayat Terikat Tangan dan Kaki di Pinggir Jalan

Ilustrasi. IST
PEKANBARU (VOKALONLINE.COM) - Hampir sebulan seorang pria terikat kaki dan tangan ditemukan tewas di pinggiran jalan Kelurahan Sialang, Kabupaten Kampar, Riau. Namun, Polres Kampar belum menangkap pembunuh korban hingga sekarang.
Kabid Humas Polda Riau Komisaris Besar Sunarto menjelaskan, Polres Kampar memang sudah mengantongi identitas pelaku. Ada tiga orang yang saat ini masih dikejar.
Menurut Sunarto, Polres Kampar kesulitan menangkap karena pelaku pembunuhan sering bertukar alat komunikasi dan sering berpindah-pindah. Ini membuat petugas kesulitan menemukan.
"Keberadaannya di luar Riau, Polres Kampar terus mengejar mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa tertangkap," kata Sunarto, Kamis siang, 4 November 2021.
Sunarto belum bisa memastikan apa motif pembunuhan ini. Dia menyebut semuanya akan terungkap ketika pelaku tertangkap oleh Polres Kampar.
Di sisi lain, identitas korban pembunuhan ini sudah terungkap setelah pihak keluarga datang ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.
"Namanya korban Arpan Dermawan, warga Jalan Seroja Pekanbaru," ucap Sunarto.
Sebelum ditemukan tewas, korban sempat menghubungi keluarganya. Dia meminta pertolongan karena sedang dibawa oleh sejumlah orang secara paksa memakai mobil.
"Abangnya sempat ditelepon saat korban dibawa ke dalam mobil," kata Sunarto.
Berdasarkan hasil otopsi, pembunuhan ini terbilang sadis. Di beberapa bagian tubuh korban ada luka lebam dan terbuka akibat senjata tajam, termasuk duburnya.
Sebagai informasi, korban Arpan Dermawan ditemukan di pinggir jalan Kelurahan Pasir Sialang, Kecamatan Bangkinang pada 10 Oktober 2021. Kaki dan tangannya masih terikat.
Kemudian, pada leher korban masih menempel tali jeratan. Saat itu, pada tubuh korban tidak ditemukannya identitas apapun. Hasil identifikasi korban berumur 25 tahun. (syu)
Berita Terkait :
- Polda Riau Musnahkan 86 Kilogram Sabu0
- Aktivitas di PT Mutiara Sabuk Khatulistiwa Dihentikan Sementara0
- Harimau Seret Remaja di Inhil Dari Pondok Hingga Tewas0
- Polresta dan Polda Riau Buru Tahanan Kabur0
- Permigastara Dorong Pelibatan Pengusaha Lokal Tingkatkan Produktivitas Migas0
_Black11.png)









