- Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Kawal Ketahanan Pangan
- Polsek Enok Pantau Tanaman Pekarangan Warga, Dorong Kemandirian Pangan
- Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Serahkan Bantuan
- Kolaborasi RAPP dan Masyarakat Desa Terbukti Efektif Turunkan Karhutla Lewat Program FFVP
- Kolaborasi RAPP dan Dinkes Perkuat Kapasitas Bidan Puskesmas melalui Pelatihan ANC Terpadu
- PT RAPP Doakan Riau Pos Terus Tumbuh sebagai Media Rujukan Utama
- CD RAPP Hadirkan Harapan Baru bagi Pendidikan Riau
- PT RAPP Perkuat Mutu Pendidikan Dasar di Kampar
- Penanganan Stunting 2026, Kolaborasi Pemkab Meranti dan RAPP Sasar 20 Desa 52 Posyandu
- Antisipasi Kebutuhan Ramadan, KDD RAPP Perkuat Stok Bank Darah di Riau
Polsek Enok Pantau Tanaman Pekarangan Warga, Dorong Kemandirian Pangan

ENOK – Rabu 25 Mei 2026 pukul 10.00 WIB, Lorong Peteran RT 002/005 Kelurahan Enok dipenuhi aroma daun serai dan lengkuas. Di tengah tanaman pekarangan warga, Bripda Hadi Y Istakim dari Polsek Enok berjongkok memeriksa daun cabe rawit yang mulai menguning.
Kegiatan itu bagian dari dukungan Polri terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Bripda Hadi turun langsung ke lapangan untuk memantau perkembangan tanaman pekarangan milik warga binaan, mulai dari cabe rawit, kacang panjang, serai, hingga lengkuas.
Dari hasil pengecekan, kondisi tanaman pekarangan belum sesuai harapan. Banyak tanaman yang terserang hama dan belum terpelihara dengan baik. Kondisi ini menunjukkan perlunya perawatan lebih intensif agar pekarangan benar-benar produktif.
Meski demikian, keberadaan tanaman di pekarangan warga tetap menjadi modal penting menuju swasembada pangan. Potensi lahan sempit di sekitar rumah dapat dioptimalkan jika dirawat secara rutin dan tepat.
Selain melakukan monitoring, Bripda Hadi juga memberikan himbauan kepada warga. Ia mengingatkan pentingnya perawatan rutin seperti pemupukan, pengairan, dan pengendalian hama agar tanaman dapat tumbuh optimal dan menghasilkan panen yang layak.
Bripda Hadi mendorong masyarakat memanfaatkan lahan yang ada secara maksimal. Pekarangan yang selama ini hanya dibiarkan kosong dapat diubah menjadi sumber pangan keluarga, mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar.
Kehadiran personel Polsek Enok di tengah masyarakat bukan hanya sebagai aparat keamanan. Mereka juga berperan sebagai penggerak dan pendukung program pemerintah, khususnya di sektor pertanian yang menyentuh langsung kebutuhan sehari-hari warga.
Sinergi antara Polri dan masyarakat dinilai menjadi kunci tercapainya target swasembada pangan. Ketika warga aktif merawat tanaman dan aparat hadir memberi pendampingan, maka hasil yang diharapkan akan lebih mudah diwujudkan.
Kapolsek Enok IPTU Parsaulian Simanjuntak SH MH menegaskan, pendampingan seperti ini akan terus dilakukan. Dengan semangat kebersamaan, target swasembada pangan diharapkan dapat tercapai secara maksimal, dimulai dari Lorong Peteran hingga ke seluruh wilayah binaan Polsek Enok. (*)
Berita Terkait :
- 20 Polsek di Riau Tak Berwenang Lagi Tangani Perkara Pidana0
- IRT di Kempas Jadi Korban Pembunuhan Gara-gara Buah Sawit Busuk0
_Black11.png)









