- Sahabat di Tengah Lahan, Bhabinkamtibmas Keritang Kawal Ketahanan Pangan
- Polsek Enok Pantau Tanaman Pekarangan Warga, Dorong Kemandirian Pangan
- Ringankan Duka Korban Kebakaran Seberang Tembilahan, Camat Serahkan Bantuan
- Kolaborasi RAPP dan Masyarakat Desa Terbukti Efektif Turunkan Karhutla Lewat Program FFVP
- Kolaborasi RAPP dan Dinkes Perkuat Kapasitas Bidan Puskesmas melalui Pelatihan ANC Terpadu
- PT RAPP Doakan Riau Pos Terus Tumbuh sebagai Media Rujukan Utama
- CD RAPP Hadirkan Harapan Baru bagi Pendidikan Riau
- PT RAPP Perkuat Mutu Pendidikan Dasar di Kampar
- Penanganan Stunting 2026, Kolaborasi Pemkab Meranti dan RAPP Sasar 20 Desa 52 Posyandu
- Antisipasi Kebutuhan Ramadan, KDD RAPP Perkuat Stok Bank Darah di Riau
Antisipasi Kebutuhan Ramadan, KDD RAPP Perkuat Stok Bank Darah di Riau
10.jpg)
Kegiatan donor darah ke-74 yang diselenggarakan Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), Sabtu (14/2/2026).
PANGKALANKERINCI, VokalOnline.Com - Menjelang bulan suci Ramadan, kebutuhan akan ketersediaan darah di Provinsi Riau mengalami peningkatan signifikan. Kondisi ini dipicu menurunnya jumlah pendonor selama bulan puasa, sementara permintaan dari rumah sakit tetap tinggi dan cenderung meningkat saat Idulfitri.
Menyadari pentingnya antisipasi tersebut, Keluarga Donor Darah (KDD) Riau Kompleks menggelar kegiatan donor darah ke-74 pada Sabtu (14/2/2026) di Hotel Unigraha. Ratusan karyawan dan keluarga karyawan PT Riau Andalan Pulp and Paper, serta para kontraktornya, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini untuk mendorong ketersediaan stok darah di wilayah Riau.
Setiap tahunnya, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Pekanbaru dan PMI Kabupaten Pelalawan menghadapi penurunan pasokan kantong darah selama Ramadan. Jumlah pendonor biasanya turun hingga 30–40 persen karena kekhawatiran masyarakat akan kondisi fisik saat berpuasa.
Padahal pada periode yang sama, kebutuhan darah cenderung stabil atau bahkan meningkat. Karena itu, penguatan stok dilakukan lebih awal agar bank darah tetap aman hingga akhir masa liburan.
Dokter penanggung jawab kegiatan, dr. Dian, menyampaikan bahwa pelaksanaan donor darah sebelum Ramadan adalah strategi penting untuk menjaga pasokan.
“Pada bulan Ramadan, umat Muslim fokus beribadah sehingga jumlah pendonor berkurang. Dengan kegiatan pra-Ramadan seperti ini, stok darah dapat tetap terjaga,” ujarnya.
Dalam kegiatan ke-74 ini, inovasi diterapkan melalui registrasi menggunakan Mobile Unit donor darah dengan pemindaian sidik jari atau verifikasi data otomatis. Proses administrasi menjadi lebih cepat dan efisien, membuat pengalaman donor lebih nyaman.
Salah satu peserta inspiratif adalah Abdul Rosyid (55), yang mencatatkan donor ke-28 bersama KDD RAPP. Menurutnya, donor darah bukan hanya aksi sosial tetapi juga bermanfaat bagi kesehatan.
Selain pendonor senior, peserta pemula seperti Nuri Indah (25) juga turut ambil bagian. Didampingi teman yang sudah berpengalaman, ia mengaku prosesnya mudah dan ingin kembali berpartisipasi.
Hingga sore hari, total 929 kantong darah berhasil dikumpulkan. Jumlah tersebut terdiri dari: 836 kantong untuk PMI Kota Pekanbaru dan 93 kantong untuk PMI Kabupaten Pelalawan. Dengan capaian ini, KDD ke-74 menjadi kontribusi besar dalam menjaga ketersediaan stok darah di Riau menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Kegiatan ini menunjukkan budaya berbagi yang terus tumbuh di lingkungan perusahaan. Kolaborasi antara manajemen, KDD, dan tim medis diharapkan terus berlanjut, sekaligus menginspirasi lebih banyak komunitas dan perusahaan lain untuk ikut menjaga ketersediaan darah, khususnya pada periode-periode krusial seperti Ramadan dan libur panjang Idulfitri.(**)
Berita Terkait :
- Kejari Kampar Terima Empat Tersangka Korupsi Jalan Kampung Pinang-Teluk Jering0
- Gubernur Riau Dukung Pembangunan 1.000 Rumah Buruh Sawit0
- Petugas Bandara Gagalkan Penyelundupan Puluhan Anak Buaya Muara0
- Warga Pekanbaru Tangkap Laki-laki Suka Pamer Alat Vital di Perumahan0
- BBKSDA Temukan Pondok Perambah Suaka Margasatwa Giam Siak Kecil0
_Black11.png)









